Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Senin, 03 Mei 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
37.380 809 34.165 436
sumber: corona.sumbarprov.go.id

CCTV Tidak Berfungsi, Serpihan Koran Berserakan di Pintu Masuk Balaikota

Jumat, 19 Maret 2021 | 16:52 WIB Last Updated 2021-03-19T10:39:42Z
Serpihan koran berserakan di pintu masuk balai kota Pariaman.


Pariaman, Rakyatterkini.com - Serpihan koran berserakan di pintu masuk kantor balai kota Pariaman akibat ulah beberapa ekor anjing yang berkeliaran di kantor tersebut, Jumat 19 Maret 2021.


Koran langganan untuk Pemko Pariaman itu ditemukan oleh petugas cleaning service berserakan di lantai pintu utama kantor balai kota itu.


Menurut Linda, petugas cleaning service menyebutkan, ada beberapa koran yang berserakan di lantai pintu masuk utama kantor balai kota Pariaman, diantaranya koran Khazanah.


“Ada sekor anjing hitam menggigit bundelan koran, setelah saya dekati anjing itu lari, dan saya lihat Koran Khazanah sudah pada rusak dan robek, "kata Linda.


Akibatnya, Koran Khazanah yang ditujukan kepada Pemko Pariaman tidak bisa dibagikan karena rusak semuanya. Atas kejadian itu, dirinya langsung memberitahukan kepada teman-teman seprofesinya.


“Teman saya yang bernama Fipit langsung memfoto koran yang dirusak oleh anjing itu dan melaporkan kepada staf di Dinas Kominfo Kota Pariaman. dan teman saya itu menjelaskan kejadian sebenarnya,” ujarnya.


Menanggapi itu, wartawan Khazanah, Syafrial Suger menelusuri lewat kamera CCTV yang terpasang di setiap sudut kantor balai kota Pariaman. Alhasil, rusaknya Koran Khazanah itu tidak dapat dipantau dengan kamera CCTV  karena rusak. 


“Kamera pengawas alias CCTV di kantor itu ternyata tidak berfungsi alias mati sejak beberapa bulan lalu,” kata salah satu petugas di Bagian Umum dan Protokoler di saat wartawan Khazanah menanyakan lemahnya pengawasan di kantor itu.


Seperti kejadian ini, bagaimana kita bisa membuktikan bahwa rusaknya koran-koran akibat anjing yang berkeliaran di kantor tersebut, ujarnya.

Dirinya pun menyesalkan matinya kamera pengawasan yang semestinya tidak boleh terjadi. Harusnya pengelola dalam hal ini bagian umum dan protokoler senantiasa mengecek perangkat keaman Balai Kota Pariaman.


Pimpinan Bagian Umum dan Protokoler, Alyendra membenarkan rusaknya kamera pengawasan CCTV di kantor Bali Kota Pariaman beberapa bulan lalu. Dirinya berharap untuk segera memperbaiki CCTV yang terpasang di setiap sudut kantor itu.


“Kami akan lakukan untuk memperbaiki kamera CCTV di Balai Kota Pariaman. Selain untuk pengawasan, CCTV berfungsi sebagai mencegah perbuatan melanggar hukum, untuk mencatat bukti, dan memantau aktivitas yang mencurigakan, serta menjaga catatan yang memadai,” ujarnya.


Untuk itu, perlunya CCTV di fungsikan kembali guna menjaga segala aktifitas yang ada di kantor itu, dan ini menjadi alasan penting mengapa CCTV perlu hadi demi keamanan sekaligus berjaga-jaga dalam hal yang tidak diinginkan. (*)




×
Berita Terbaru Update