Mulai Januari 2021, Pemesanan Tiket Keretaapi Melalui Aplikasi KAI Access -->

Mulai Januari 2021, Pemesanan Tiket Keretaapi Melalui Aplikasi KAI Access

Kamis, 31 Desember 2020, 07:29

Pariaman, Rakyatterkini.com - Kepala Bagian Humas PT Kerata Api Indonesia (KAI) Divisi Regional II Sumatera Barat, Ujang Rusen menuturkan selama 2020 terjadi 21 kecelakaan di sepanjang jalur kereta api Padang–Pariaman. 


Angka tersebut menurun dibanding tahun sebelumnya yang berjumlah 24 kecelakaan.


Jumlah korban yang meninggal akibat kecelakaan tersebut tahun 2020 sebanyak 5 orang. Angka ini berarti menurun dibanding tahun 2019 yang berjumlah 8 orang yang meninggal dunia.


Menurutnya, seringnya terjadi kecelakan di jalur kereta api Padang-Pariaman, akibat kurangnya pemahaman masyarakat terhadap rambu-rambu yang ada di perlintasan rel kereta api.


Ia mengimbau, masyarakat yang hendak melintasi rel kereata api, harap mematuhui rambu-rambu yang ada, dan saat akan melintasi rel kereta api pastikan melihat kiri kanan. 


Jangan sampai main terobos saja saat melintas jalur rel kereta api. Sesuai dengan undang-undang, masyarakat pengguna jalan raya harus mendahulukan kereta api yang melintasi di jalurnya


Rusen mengakui terjadinya penurunan penumpang jalur Padang–Pariaman. Setidaknya, apalagi di awal-awal wabah Covid-19, operasi kereta api terhenti. 


Kereta Sibinuang mulai beroperasi sejak Agustus 2020. Itupun maksimal boleh diisi 70 persen. Kondisi Covid-19 memang sangat dirasakan PT KAI Divisi Regional II ini. 


Dalam kondisi normal tersedia 2.146 seat. Sedangkan pada Natal 2020 dan tahun baru 2021 ini ditambah menjadi 2.316 seat.


Ia menambahkan, 1 Januari 2021 ini pemesanan tiket KA hanya bisa secara online melalui aplikasi KAI Access atau channel eksternal yang bekerja sama dengan PT KAI.  


KAI menerapkan kebijakan sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 18 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19. Di sana disebutkan pada masa Pandemi Covid-19, operator sarana transportasi diminta untuk menjual tiket secara daring (online).


"Mulai Januari 2021, semua pemesan tiket kereta di wilayah Divre II hanya bisa dilakukan melalui aplikasi KAI Access. Stasiun hanya melayani pembelian tiket untuk keberangkatan hari itu (Go Show) dengan rentang waktu 3 jam sebelum keberangkatan," ujar Rusen.


Kebijakan ini juga merupakan rangkaian dari perubahan layanan loket di masa pandemi oleh KAI. Dengan transaksi secara online akan mengurangi kontak fisik dengan petugas sehingga membantu memutus mata rantai penyebaran Covid-19. 


Masyarakat bisa melihat jadwal dan tarif kereta api secara lengkap di aplikasi KAI Access. Bukan hanya perjalanan kereta di Divre II, namun semua perjalanan kereta di seluruh wilayah operasional kereta api bisa dilihat dan bahkan dipesan. 


Namun perlu diperhatikan berbagai persyaratan di masa pandemi ini terutama saat memesan perjalanan kereta api Jarak Jauh, tutupnya. (SgR)

TerPopuler