Dinyatakan Zona Kuning Covid-19, Pemko Sawahlunto Segera Laksanakan Belajar Tatap Muka -->

Dinyatakan Zona Kuning Covid-19, Pemko Sawahlunto Segera Laksanakan Belajar Tatap Muka

Selasa, 10 November 2020, 07:05
Walikota Deri Asta (tengah) bersama kepala OPD.


Sawahlunto, Rakyatterkini.com - Pemko Sawahlunto segera melaksanakan Proses Belajar Mengajar (PBM) tatap muka, setelah dinyatakan sebagai daerah zona kuning Covid-19 oleh Tim Gugus Tugas Penanganan (TGTP) Covid-19 Provinsi Sumatera Barat, beberapa hari yang lalu.


Begitu disampaikan Walikota Sawahlunto Deri Asta, disela-sela penyerahan sertifikat tanah di halaman kantor BPN Sawahlunto, Senin (9/11/2020).


"Insya Allah mulai hari Rabu (11/11/2020) kita akan melaksanakan PBM tatap muka dengan tetap mematuhi protokol kesehatan," ujar Deri Asta.


Standar protokol kesehatan Covid-19 wajib dipatuhi, bukan karena adanya Perda Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) saja, tapi karena ini baik untuk kita semua guna mencegah penyebaran Covid-19 di kota Sawahlunto ini, kata Deri Asta.


Dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka, semua siswa dan guru diwajibkan memakai masker dan faceShield, di samping mencuci tangan sebelum masuk lokal dan menjaga jarak duduk siswa.


Pemko menyadari pembelajaran dengan sistem daring selama ini punya masalah. Mulai dari pengawasan yang kurang baik dari sekolah maupun orang tua termasuk psikologis anak yang terbiasa dengan pola belajar tatap muka.


Untuk tahap awal ini PBM tatap muka akan dimulai dari jenjang SMP dan SMA beberapa hari ke depan baru jenjang SD dan PAUD tetap ditutup sampai akhir tahun.


"Kedua persoalan ini harus kita carikan solusi terbaiknya, sehingga anak-anak kita dan guru-guru tetap aman dan nyaman melaksanakan PBM tatap muka ini. Tekhnis rincinya nanti akan disampaikan ke sekolah-sekolah oleh Diknas."


Mempertahankan zona kuning Covid -19 ini menjadi tanggung jawab kita bersama, pemerintah dan masyarakat, bahkan mengembalikan kota Sawahlunto ini menjadi zona hijau.


"Saya juga ingatkan kepada kita semua, ketika kita berani ambil resiko untuk lakukan PBM tatap muka ini, maka kita harus hati-hati, patuh dan meningkatkan kewaspadaan agar para siswa, para guru dan kita semua terhindar dari penyebaran Covid -19 ini. Segera laporkan apabila ada kejadian-kejadian yang tidak kita harapkan, "harap Deri Asta. (Ris1/gp)

TerPopuler