Bedah Rumah, 40 Unit RTLH di Kecamatan Sutera Rampung Akhir Desember -->

Bedah Rumah, 40 Unit RTLH di Kecamatan Sutera Rampung Akhir Desember

Minggu, 08 November 2020, 09:42



Painan, Rakyatterkini - Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Cadangan 2020 di Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan mulai diperbaiki awal Oktober 2020. 


Sebanyak 40 unit RTLH dibedah dan ditargetkan rampung akhir tahun ini.


Kepala Bidang Perumahan Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Pesisir Selatan, Fiona Mirzal, mengatakan rumah yang akan dibedah merupakan usulan dari pihak kenagarian yang selanjutnya disampaikan ke kabupaten terus ke pusat.


Dijelaskan 40 rumahg yang dibedah berada di Kecamatan Sutera. Masing masing di Kampuang Pasar Surantih 23 unit, Kampuang Sungai Sirah 17 unit. Dana perbaikan mengunakan APBN dan pelaksanaannya dilakukan di awal Oktober ini. Ditargetkan rampung pada akhir tahun 2020 ini.


Usulan ini bermula dengan pemberitaan di media masa terkait adanya rumah tidak layak huni di Nagari Sutera yang cukup banyak. Pemberitaan itu direspon oleh pihak yang terkait di nagari dan kecamatan serta kabupaten dan provinsi serta pusat.


Dalam pelaksanaan pembangunan nantinya akan dilakukan dengan swadaya, sebab setiap rumah mendapatkan bantuan Rp17,5 juta. Masing-masing Rp15juta untuk bahan, Rp2,5 juta untuk upah tukang.


Nantinya akan dikuncurkan ke Bank selanjutnya ke rekening masing-masing warga penerima bantuan. Sedangkan warga tersebut mengarahkan ke toko bangunan tempat warga mengambil bahan bangunan. Seperti bangunan cabe pedas di Kecamatan Sutera.


Pjs Walinagari Pasar Surantih, Iwal mengungkapkan rumah tidak layak huni di kenagarian sebanyak 50 unit dan sudah beberapa kali diusulkan untuk dibedah, baik itu melalui dana BAZ dan program lainnya. 


Namun keterbatasan anggaran maka semua itu tidak bisa dilaksanakan secara keseluruhan, terangnya


Sementara Camat Sutera, Fachruddin sangat senang usulan ke pemerintahan kabupaten di respon positif, sehingga pada pertenggahan tahun ini RTLH yang ada bisa dibedah.


"Kita berharap ke depannya seluruh rumah tidak layak huni di kenagarian ini bisa di bedah,” ujarnya. (baron)

TerPopuler