Jakarta, Rakyatterkini.com – Kecelakaan lalu lintas melibatkan sebuah truk trailer terjadi di Jalan Solo-Boyolali, tepatnya di sekitar SPBU Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (6/11/2026) siang.
Kendaraan berat tersebut diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman hingga bergerak mundur dan terguling di badan jalan.
Peristiwa kecelakaan itu terekam kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi. Dalam rekaman terlihat truk trailer yang hendak mengisi bahan bakar di SPBU tiba-tiba meluncur mundur ketika mencoba memasuki area pengisian.
Diduga, truk tidak mampu melewati tanjakan sekaligus tikungan menuju SPBU. Kendaraan kemudian bergerak mundur ke arah jalan utama Solo-Boyolali hingga akhirnya terbalik dan menghalangi sebagian badan jalan.
Sopir truk bernama Agung menjelaskan, rem kendaraan mendadak tidak berfungsi ketika peristiwa berlangsung. Truk yang menggunakan sistem pengereman angin tersebut diduga mengalami kebocoran pada selang sehingga tekanan udara berkurang dan kendaraan sulit dikendalikan.
"Anginnya habis, langsung spontan mundur. Semua kan digerakkan sama angin, jadi enggak bisa direm, kopling juga enggak bisa karena ada kebocoran di selang," ujar Agung.
Ketika meluncur mundur, truk sempat menghantam sepeda motor yang berada di belakangnya. Kendaraan roda dua itu terseret dan mengalami kerusakan parah setelah tertimpa bagian gandengan truk. Beruntung, pengendaranya berhasil menyelamatkan diri dengan melompat dari sepeda motor.
Pengendara motor tersebut dilaporkan hanya mengalami luka ringan. Selain merusak sepeda motor, bagian belakang trailer juga menghantam teras sebuah warung di pinggir jalan. Sementara itu, peti kemas yang berada di atas gandengan truk turut terlepas akibat benturan.
Salah seorang warga, Abdul, mengaku mengetahui kejadian tersebut setelah melihat truk tiba-tiba bergerak mundur dan menabrak kendaraan yang berada di belakangnya.
Warga menyebut kecelakaan itu berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB. Truk yang semula hendak masuk ke SPBU mendadak kehilangan kendali hingga menyeret sepeda motor di belakangnya.
Dampak kecelakaan menyebabkan jalur Solo menuju Boyolali sempat tidak dapat dilalui kendaraan. Untuk mengantisipasi kemacetan, kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem contra flow dengan mengalihkan kendaraan ke lajur berlawanan.
Sampai Jumat sore, proses evakuasi truk trailer yang mengangkut sekitar 25 ton kayu arang masih belum dapat dilakukan. Petugas masih menunggu kedatangan kendaraan pengangkut dan mobil derek untuk menyingkirkan truk dari badan jalan.(da*)


