Jakarta, Rakyatterkini.com – Kebakaran yang melanda kawasan perkebunan di Makroman, Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, semakin meluas. Peristiwa yang terjadi pada Selasa (3/11/2026) tersebut mengakibatkan puluhan hektare lahan kebun dilalap api.
Petugas gabungan bersama para relawan terus berupaya memadamkan kobaran api. Namun, proses penanganan kebakaran tidak berjalan mudah karena kondisi medan yang terjal dan sulit dijangkau.
Berdasarkan informasi di lapangan, titik api pertama kali muncul di kawasan Sungai Manggis. Kobaran kemudian merambat hingga mencapai wilayah Sindangsari, Samarinda. Dalam kurun waktu sekitar dua hingga tiga jam, api semakin membesar dan terus menjalar hingga malam menjelang tengah malam.
Relawan Makroman, Ismail, mengatakan bahwa kebakaran bermula dari kawasan Sungai Manggis dan terus meluas. Pihaknya bersama relawan dari berbagai unsur telah berupaya maksimal untuk mengendalikan api.
"Api awalnya muncul dari daerah Sungai Manggis hingga meluas sampai malam hari. Kami terus berusaha semaksimal mungkin melakukan pemadaman dengan bantuan relawan gabungan," ungkap Ismail saat berada di lokasi kejadian.
Akibat peristiwa tersebut, puluhan hektare lahan perkebunan dilaporkan hangus terbakar. Sejumlah personel gabungan dan relawan dari berbagai wilayah pun diterjunkan untuk membantu proses pemadaman.
Kendati demikian, petugas menghadapi tantangan berupa kondisi geografis yang cukup ekstrem. Area kebakaran memiliki kontur tanah terjal dan berada di kawasan bekas pengerjaan alat berat, sehingga menyulitkan petugas untuk mencapai sejumlah titik api.
Walaupun jalur menuju sumber air tergolong cukup mudah diakses, petugas tetap harus bekerja ekstra dengan memperhatikan keselamatan selama proses pemadaman.
Upaya pengendalian terus dilakukan agar kobaran api tidak semakin meluas dan merembet ke area perkebunan lain di sekitar lokasi kebakaran.(da*)


