Dharmasraya, Rakyatterkini.com – Petani kelapa sawit di Kabupaten Dharmasraya berpotensi mendapatkan bantuan dana sebesar Rp103,43 miliar melalui Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) untuk periode 2025–2026.
Bantuan yang bersumber dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) tersebut direncanakan menyasar lahan perkebunan sawit rakyat seluas 1.723,76 hektare.
Besaran bantuan yang dialokasikan mencapai Rp60 juta per hektare untuk mendukung kegiatan peremajaan tanaman kelapa sawit. Dari total lahan yang diusulkan, sebanyak 579,27 hektare masuk dalam pengajuan tahun 2025, sedangkan 1.144,49 hektare lainnya diusulkan pada 2026. Program ini melibatkan 17 kelompok tani maupun kelembagaan pekebun.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya, Lasmiyati, menjelaskan bahwa kesempatan untuk mengajukan program PSR terbuka bagi seluruh petani sawit di wilayah tersebut. Meski demikian, setiap calon penerima bantuan wajib memenuhi ketentuan administrasi dan teknis sesuai aturan yang ditetapkan BPDP.
Menurut Lasmiyati, kebijakan tersebut bertujuan memberikan peluang yang setara kepada seluruh pekebun untuk mendapatkan manfaat dari program peremajaan sawit.
“Proses pengusulan program PSR terbuka bagi seluruh petani kelapa sawit di Kabupaten Dharmasraya untuk memberikan kesempatan yang sama,” ujarnya di Pulau Punjung, Jumat (6/11/2026).
Pemerintah Kabupaten Dharmasraya juga terus berupaya mempercepat tahapan pengajuan program agar semakin banyak petani yang memenuhi persyaratan dan bisa memperoleh bantuan tersebut.
Program PSR sendiri merupakan upaya pemerintah untuk memperbarui perkebunan kelapa sawit milik masyarakat, khususnya tanaman yang telah berusia tua maupun mengalami penurunan produktivitas. Melalui peremajaan ini, diharapkan hasil panen meningkat sehingga dapat berdampak positif terhadap kesejahteraan dan pendapatan para petani.
Dukungan anggaran untuk program tersebut tidak terlepas dari upaya komunikasi yang dilakukan Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, dengan pihak BPDP selama dua tahun terakhir. Langkah tersebut menjadi bagian dari usaha pemerintah daerah dalam memperluas akses bantuan bagi pekebun sawit di Dharmasraya.(da*)


