Padang, Rakyatterkini.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat Sumatera Barat (Sumbar) agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar rumah pada Selasa (3/11/2026). Berdasarkan prakiraan cuaca, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di 11 kabupaten/kota. Sementara itu, hujan ringan diperkirakan mengguyur hampir seluruh wilayah Sumbar pada sore hari.
Pada pagi hari, cuaca di sebagian besar daerah Sumbar diprediksi didominasi kondisi berawan hingga berkabut. Wilayah yang berpotensi mengalami kondisi tersebut antara lain Kota Padang, Kabupaten Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Pasaman Barat, Agam, serta Kepulauan Mentawai.
Suhu udara pada pagi hari diperkirakan berada pada kisaran 19 hingga 28 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan mencapai 70 hingga 100 persen.
Memasuki siang hingga sore, peluang terjadinya hujan diprakirakan semakin besar. Hujan ringan hingga sedang berpotensi turun di sejumlah daerah, meliputi Kota Padang, Pasaman, Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Bukittinggi, Tanah Datar, Padang Panjang, Kabupaten dan Kota Solok, Sijunjung, Dharmasraya, Solok Selatan, serta Pesisir Selatan.
Sementara itu, pada malam hingga dini hari, hujan diprediksi meningkat menjadi intensitas sedang hingga lebat yang berpotensi disertai petir. Kondisi tersebut perlu diwaspadai terutama di Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Kota Padang, Pesisir Selatan, Pasaman, Lima Puluh Kota, Kota Solok, Solok Selatan, Sijunjung, dan Dharmasraya.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, BMKG Minangkabau telah mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk Selasa, 3 November 2026. Status waspada diberlakukan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat di sejumlah wilayah Sumbar.
Masyarakat diminta mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor. Warga juga disarankan untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan.
Dari sisi suhu udara, Bukittinggi diperkirakan menjadi daerah dengan suhu terendah, yakni berkisar 17–24 derajat Celsius. Sementara itu, Sawahlunto berpotensi mencatat suhu tertinggi mencapai 22–30 derajat Celsius.
Adapun tingkat kelembapan udara di Sumbar diperkirakan berada pada rentang 66 hingga 100 persen. Kecepatan angin tertinggi diprakirakan mencapai 26 kilometer per jam di wilayah Kepulauan Mentawai.(da*)


