![]() |
| Penjaga gawang Adhyaksa FC Bekasi, Dimas Fani Firmansyah, |
Jakarta, Rakyatterkini.com – Adhyaksa FC Bekasi mulai memusatkan perhatian pada persiapan menghadapi Semen Padang FC dalam lanjutan pekan kesembilan kompetisi Pegadaian Championship 2026.
Menjelang pertandingan tersebut, tim berjuluk Adhyaksa ini memiliki modal positif berupa pertahanan yang cukup tangguh, didukung penampilan apik penjaga gawang Dimas Fani Firmansyah.
Menghadapi Semen Padang FC yang sedang menunjukkan performa positif, Adhyaksa FC menyadari pertandingan mendatang tidak akan berjalan mudah. Meski demikian, tim tamu tetap optimistis mampu memberikan perlawanan. Hal itu didukung catatan delapan pertandingan sebelumnya, di mana mereka baru kemasukan tujuh gol.
Kinerja lini pertahanan Adhyaksa FC tidak terlepas dari kontribusi Dimas Fani yang selalu mendapat kepercayaan sebagai penjaga gawang utama dalam delapan laga awal musim ini. Kiper berusia 26 tahun tersebut mengungkapkan bahwa kekompakan, kedisiplinan, dan komunikasi antarpemain menjadi faktor penting dalam menjaga pertahanan tim.
Dimas juga menyampaikan apresiasi kepada pelatih kepala beserta seluruh jajaran staf kepelatihan yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk tampil sejak menit pertama.
"Saya berterima kasih kepada head coach dan jajaran pelatih yang sudah percaya kepada saya di delapan pertandingan ini sebagai starter. Saya harus membuktikannya dengan tetap fokus, disiplin, dan berprinsip jangan sampai bobol. Kuncinya kompak di belakang dan saling komunikasi saja," kata Dimas.
Kepercayaan diri Adhyaksa FC semakin meningkat setelah melewati pertandingan sengit menghadapi PSPS Pekanbaru pada akhir pekan lalu. Dalam laga yang berakhir dengan skor imbang 1-1 tersebut, Dimas menjadi sosok penting bagi tim setelah berhasil menggagalkan eksekusi penalti Antonio Gamaroni pada masa injury time babak kedua.
Penyelamatan tersebut menjadi momen krusial yang membantu Adhyaksa FC terhindar dari kekalahan sekaligus memberikan tambahan motivasi sebelum bertandang ke markas Semen Padang FC.
Dimas mengakui timnya sebenarnya menargetkan kemenangan saat bermain di kandang sendiri. Namun, ia tetap menerima hasil imbang tersebut dengan rasa syukur karena setidaknya tim masih mampu mengamankan satu poin.
"Kami sebagai pemain tentu menginginkan kemenangan dan mendapatkan tiga poin karena bermain di kandang sendiri. Namun, kami tetap bersyukur tidak mengalami kekalahan. Apalagi pada menit-menit akhir lawan mendapatkan penalti, dan Alhamdulillah saya berhasil menggagalkannya," tuturnya.
Dengan bekal pertahanan yang solid serta semangat untuk terus memperbaiki performa, Adhyaksa FC kini bersiap menghadapi tantangan di markas Kabau Sirah. Tim tersebut bertekad tampil maksimal demi membawa pulang kemenangan dan memperbaiki posisi di klasemen sementara.
Dimas pun berharap hasil positif bisa diraih saat menghadapi Semen Padang FC. Ia optimistis seluruh pemain mampu bekerja keras untuk mewujudkan target tiga poin dalam pertandingan mendatang.
"Hasil ini tetap kami syukuri. Mudah-mudahan saat menghadapi Semen Padang nanti, kami bisa meraih tiga poin. Yakin, bismillah," tutup Dimas Fani.(da)


