Solok, Rakyatterkini.com – Sebanyak 23 Wali Nagari hasil Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak Kabupaten Solok Tahun 2026 resmi dilantik pada Rabu (4/11/2026). Prosesi pelantikan digelar di Gedung Sport Hall Batu Batupang, Koto Baru, dan dipimpin langsung oleh Bupati Solok, Jon Firman Pandu.
Dalam arahannya, Jon Firman Pandu menegaskan bahwa jabatan Wali Nagari bukan sekadar kedudukan, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia meminta para pejabat yang baru dilantik membuktikan kepercayaan masyarakat melalui kinerja dan program nyata.
Bupati juga menginstruksikan agar seluruh Wali Nagari segera membangun komunikasi, melakukan konsolidasi, serta memulihkan hubungan antarmasyarakat setelah perbedaan pilihan selama Pilwana. Upaya tersebut dinilai penting untuk menciptakan kembali persatuan dan kebersamaan dalam membangun nagari.
Selain itu, para Wali Nagari didorong menghadirkan pembaruan dalam pengelolaan keuangan dan perekonomian nagari. Pengelolaan tersebut harus dilakukan secara terbuka, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Peningkatan kualitas pelayanan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital juga menjadi salah satu prioritas.
“Tantangan pembangunan hari ini menuntut kita untuk bergerak secara taktis dan strategis. Nagari tidak lagi bisa dikelola dengan cara-cara konvensional,” tegas Jon Firman Pandu.
Ia turut menekankan pentingnya peran Badan Permusyawaratan Nagari (BPN) dalam mendukung pemerintahan nagari. BPN diharapkan mampu memberikan masukan, kritik, serta saran yang membangun. Di sisi lain, para camat diminta aktif melaksanakan pembinaan dan pengawasan secara rutin terhadap penyelenggaraan pemerintahan nagari.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, mengingatkan para Wali Nagari agar tidak membeda-bedakan masyarakat berdasarkan pilihan politik dalam Pilwana.
Menurut Vasko, setelah resmi menjabat, seorang Wali Nagari harus mampu mengayomi dan memberikan pelayanan kepada seluruh warga tanpa terkecuali, termasuk masyarakat yang sebelumnya memilih kandidat lain.
“Bagi yang mungkin sebelumnya tidak mendukung, semuanya harus kita rangkul. Karena setelah dilantik, seluruh masyarakat adalah rakyat dan tanggung jawab seorang Wali Nagari,” ujarnya.
Adapun 23 Wali Nagari yang resmi dilantik berasal dari berbagai nagari di Kabupaten Solok, yakni:
1. Novendri – Nagari Panyakalan.
2. Maimirda – Nagari Koto Sani.
3. Hidayat – Nagari Gantung Ciri.
4. Yusrial Dani Putra – Nagari Simanau.
5. Mafril Ahmad – Nagari Paninggahan.
6. Suherman – Nagari Aripan.
7. Arianto B – Nagari Sulit Air.
8. Yonnafri – Nagari Paninjauan.
9. Riveroni Alta Belly – Nagari Sibarambang.
10. Jalwarnita – Nagari Kuncir.
11. Jonli Arfis – Nagari Muaro Paneh.
12. Ermanto – Nagari Bukit Tandang.
13. Maifendri – Nagari Kinari.
14. Kelly Beminda – Nagari Jawi-Jawi Guguk.
15. Budi Marta – Nagari Batang Barus.
16. Syapriadi – Nagari Aia Luo.
17. Dahrul Asri – Nagari Batu Bajanjang.
18. Fawzi – Nagari Alahan Panjang.
19. Endra Putra Gunawan – Nagari Aie Dingin.
20. Afdalil Zikri – Nagari Salimpek.
21. Karmi – Nagari Kampuang Batu Dalam.
22. Sal Sabil – Nagari Surian.
23. Nasrizal – Nagari Lolo.
Pelantikan ini diharapkan menjadi awal bagi kepemimpinan baru di tingkat nagari yang mampu memperkuat persatuan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Solok.(da*)


