Notification

×

Iklan

RSUP M. Djamil Padang Beri Penguatan Rohani bagi Keluarga Pasien

Jumat, 23 Oktober 2026 | 04:24 WIB Last Updated 2026-10-22T21:24:00Z

Kegiatan edukasi rohani bagi keluarga pasien

Padang, Rakyatterkini.com – Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. M. Djamil Padang terus mengembangkan pelayanan yang mengedepankan pendekatan menyeluruh kepada pasien dan keluarga. Selain memberikan penanganan medis, rumah sakit ini juga memperhatikan kebutuhan rohani dan emosional keluarga yang tengah mendampingi orang terkasih menjalani perawatan intensif.

Salah satu bentuk kepedulian tersebut diwujudkan melalui kegiatan edukasi spiritual bagi keluarga pasien yang berlangsung di ruang tunggu ICU lantai 2 Instalasi Gawat Darurat (IGD), Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini diinisiasi oleh Instalasi Humas dan Promosi Kesehatan RSUP Dr. M. Djamil dengan menghadirkan rohaniawan Zainul Wahab.

Program tersebut bertujuan memberikan dukungan batin kepada keluarga pasien agar mampu menghadapi situasi sulit dengan lebih tenang. Melalui penyampaian pesan keagamaan, peserta diajak membangun kesabaran, memperkuat doa, serta menjaga harapan selama mendampingi anggota keluarga yang sedang menjalani perawatan kritis.

Menunggu kabar mengenai kondisi pasien di ruang ICU bukanlah perkara mudah. Ketidakpastian proses penyembuhan, lamanya waktu menunggu, hingga kekhawatiran terhadap kondisi kesehatan orang terdekat dapat menimbulkan tekanan mental yang cukup besar bagi keluarga.

Dalam keadaan seperti itu, dukungan yang dibutuhkan tidak hanya berupa penjelasan mengenai kondisi medis pasien. Penguatan psikologis dan spiritual juga diperlukan agar keluarga dapat mengelola kecemasan serta tetap memiliki keteguhan dalam menghadapi berbagai kemungkinan.

Melalui kegiatan ini, RSUP Dr. M. Djamil berupaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang turut memperhatikan aspek kemanusiaan. Keluarga pasien diingatkan bahwa doa, kesabaran, ketenangan hati, dan keyakinan kepada Allah SWT dapat menjadi sumber kekuatan ketika menghadapi masa-masa penuh ketidakpastian.

Dalam penyampaiannya, Zainul Wahab menekankan pentingnya menjaga kesabaran dan kekuatan mental saat mendampingi anggota keluarga yang sedang sakit, khususnya mereka yang membutuhkan perawatan intensif. Ia mengajak keluarga untuk terus berusaha melalui pengobatan medis, sekaligus memperkuat doa dan menyerahkan hasilnya kepada Allah SWT.

Menurutnya, kecemasan yang berlebihan sebaiknya tidak sampai menghilangkan harapan. Keluarga perlu berusaha menjaga pikiran tetap tenang agar dapat memberikan dukungan terbaik kepada pasien.

Ia juga menyampaikan bahwa mendampingi orang sakit merupakan wujud kasih sayang dan kepedulian yang memiliki nilai ibadah. Kehadiran keluarga, perhatian, serta dukungan moral dapat membantu memberikan rasa nyaman kepada pasien selama menjalani perawatan.

Zainul turut mengingatkan bahwa setiap pasien memiliki kondisi kesehatan dan proses pemulihan yang berbeda. Karena itu, keluarga diharapkan mampu menyeimbangkan harapan dengan penerimaan terhadap keadaan yang sedang dihadapi.

Ia mengimbau keluarga agar tetap mendampingi pasien dengan penuh kasih sayang, melanjutkan ikhtiar pengobatan, serta mempercayakan penanganan medis kepada tenaga kesehatan yang bertugas.

Dalam menghadapi kondisi yang tidak selalu dapat dipastikan, keluarga juga perlu menyadari bahwa tidak semua hasil dapat dikendalikan oleh manusia. Namun, mereka tetap dapat memberikan perhatian, kesabaran, doa, dan dukungan sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Kegiatan edukasi rohani tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan rumah sakit yang tidak hanya berorientasi pada kondisi fisik pasien, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan emosional keluarga. Dukungan dari lingkungan terdekat diharapkan dapat membantu keluarga menjalani masa pendampingan dengan lebih kuat dan terarah.

Zainul menjelaskan bahwa pendampingan spiritual bukanlah pengganti pengobatan medis maupun bantuan psikologis profesional. Meski demikian, pendekatan tersebut dapat membantu keluarga menemukan ketenangan dan kekuatan dalam menghadapi situasi yang penuh tantangan.

Bagi keluarga yang menunggu pasien di ruang perawatan intensif, setiap informasi dari tenaga kesehatan menjadi hal yang sangat berarti. Di tengah penantian tersebut, kesempatan untuk menenangkan diri dan memperoleh penguatan batin dapat membantu mereka mengelola tekanan emosional.

Melalui kegiatan ini, RSUP Dr. M. Djamil berharap keluarga pasien memiliki kesiapan mental dan spiritual yang lebih baik selama mendampingi proses perawatan. Edukasi rohani juga menjadi ruang bagi keluarga untuk melakukan refleksi, memperkuat keyakinan, serta mempertahankan sikap positif di tengah situasi yang tidak mudah.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update