Notification

×

Iklan

Ponpes MTI Ashabul Kahfi Peringati Hari Santri 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 04:44 WIB Last Updated 2026-10-22T21:44:00Z

Semangat Santri MTI Ashabul Kahfi Tetap Membara Laksanakan Upacara

Pessel, Rakyatterkini.com  – Meski dihadapkan pada keterbatasan sarana dan prasarana, keluarga besar Pondok Pesantren MTI Ashabul Kahfi Rawang, Gunung Malelo, Surantih, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), tetap antusias memperingati Hari Santri Nasional 2026.

Peringatan tersebut digelar melalui upacara yang dihadiri pimpinan pondok pesantren, kepala Ulya, kepala Wustha, para majelis guru, serta seluruh santri. Upacara berlangsung khidmat dan penuh semangat sebagai wujud penghargaan terhadap pengorbanan ulama dan santri dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Kepala Wustha MTI Ashabul Kahfi, Ustaz Erpalzi yang dikenal dengan sapaan Malin Sulaiman, dipercaya menjadi pembina upacara. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa perjuangan santri pada masa sekarang memiliki tantangan yang berbeda dibandingkan dengan generasi terdahulu.

Menurutnya, santri masa kini tidak lagi berjuang menghadapi penjajah menggunakan senjata tradisional, seperti bambu runcing dan tombak. Tantangan yang harus dihadapi justru berasal dari dalam diri sendiri, terutama dalam mengendalikan perilaku dan membentuk karakter.

“Santri saat ini bukan lagi berperang melawan penjajah dengan mengangkat bambu runcing dan tombak, tetapi berperang melawan diri sendiri. Sebab, diri sendiri menjadi sumber kesuksesan maupun kegagalan,” ujarnya.

Malin Sulaiman menjelaskan, pengendalian diri, kedisiplinan, dan pembentukan karakter merupakan aspek penting yang harus dimiliki setiap santri. 

Nilai-nilai tersebut menjadi bekal untuk mencapai keberhasilan sekaligus mengambil bagian dalam menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ia juga mengingatkan bahwa Hari Santri merupakan peristiwa penting bagi bangsa Indonesia, khususnya lingkungan pesantren, untuk kembali mengenang jasa para kiai, ulama, dan santri yang telah memberikan kontribusi besar dalam perjuangan kemerdekaan.

“Berkat perjuangan para kiai dan santri, kemerdekaan NKRI bisa direbut dan kita rasakan hingga saat ini,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Pimpinan Pondok Pesantren MTI Ashabul Kahfi, Buya Heru Kisnanto, S.Ag., Tengku Kebijaksanaan, mengajak seluruh santri untuk terus memupuk rasa cinta tanah air serta meneladani keteguhan dan pengabdian para ulama serta kiai dalam membangun bangsa.

Ia turut menekankan pentingnya menanamkan pemahaman terhadap empat pilar kebangsaan di lingkungan pesantren. Menurutnya, pemahaman tersebut perlu disertai penerapan dalam kehidupan sehari-hari agar santri tumbuh menjadi generasi yang berkarakter dan memiliki rasa tanggung jawab terhadap negara.

Hari Santri Nasional 2026 mengangkat tema “Santri Menguatkan Negeri, Menuju Indonesia Emas”. Tema ini menegaskan bahwa santri memiliki posisi penting dalam menentukan masa depan Indonesia, tidak hanya melalui penguasaan ilmu agama, tetapi juga lewat pendidikan, pembentukan akhlak, serta penguatan semangat nasionalisme.

Melalui peringatan ini, keluarga besar MTI Ashabul Kahfi diharapkan semakin termotivasi untuk mencetak generasi santri yang berilmu, berakhlak mulia, disiplin, dan mampu berkontribusi bagi kemajuan bangsa.(da)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update