Padang, Rakyatterkini.com – PLN Group terus mendorong pengembangan hunian berbasis teknologi digital melalui kolaborasi dengan para pengembang dan kontraktor perumahan di Sumatera Barat. Upaya tersebut diwujudkan melalui Forum Diskusi Solusi Terintegrasi Smart Home yang digelar di Padang, Rabu (28/10/2026).
Kegiatan ini melibatkan PLN UP3 Padang, PLN Icon Plus, dan PLN Services dengan menghadirkan sejumlah pelaku industri properti serta perwakilan pemerintah daerah. Forum tersebut menjadi wadah untuk membahas peluang penggabungan layanan kelistrikan dengan konektivitas digital guna mendukung pembangunan hunian yang lebih modern dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Seiring perkembangan teknologi, kebutuhan masyarakat terhadap rumah kini tidak sebatas bangunan yang aman dan nyaman. Hunian juga diharapkan mampu menunjang berbagai kegiatan keluarga, seperti belajar, bekerja, berkomunikasi, hingga mengoperasikan beragam perangkat elektronik.
Dalam hal ini, ketersediaan listrik yang andal serta akses internet menjadi faktor penting untuk menciptakan lingkungan tempat tinggal yang mendukung aktivitas sehari-hari. Kondisi tersebut sekaligus menjadi peluang bagi pengembang untuk menawarkan konsep hunian dengan fasilitas dan teknologi yang lebih terintegrasi.
General Manager PLN UID Sumatera Barat, Ririn Rachmawardani, mengatakan bahwa inovasi dalam pengembangan hunian perlu disesuaikan dengan perubahan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, kerja sama antara PLN Group dan pengembang perumahan dapat menjadi upaya strategis untuk memperluas pemanfaatan teknologi dalam lingkungan tempat tinggal.
“Rumah memiliki peran penting dalam kehidupan keluarga. Karena itu, pengembangan hunian ke depan perlu memperhatikan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang, termasuk dukungan kelistrikan dan konektivitas digital. Kami berharap kolaborasi PLN Group dengan para pengembang dapat membuka lebih banyak peluang menghadirkan hunian yang nyaman, mendukung produktivitas, dan memberikan nilai tambah bagi keluarga,” ungkap Ririn.
Forum diskusi tersebut turut dihadiri Manager PLN UP3 Padang, Rudi Hamiri, bersama seluruh jajaran Asisten Manager UP3 Padang. Hadir pula Manager Unit Layanan Sumatera Barat PLN Icon Plus, Muhammad Idrus, serta General Manager Bisnis Non Semen & Produk Turunan (BNSPT), Ridwan Mukhtar.
Dari unsur pemerintah daerah, kegiatan ini diikuti perwakilan Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Padang, yakni Eceng Pribadi selaku Penelaah Teknis Kebijakan dan Rahmad Deni sebagai Pengolah Data dan Informasi.
Selain itu, sejumlah organisasi yang bergerak di bidang properti dan perumahan juga ambil bagian. Di antaranya Real Estat Indonesia (REI), Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI), Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (HIMPERRA), Asosiasi Pengembang dan Pemasar Rumah Nasional (APERNAS), serta Dewan Pengembang Indonesia (DEPERINDO).
Partisipasi berbagai asosiasi tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan antara penyedia layanan, pemerintah, dan pelaku usaha properti. Melalui komunikasi dan kerja sama yang terbangun, pengembang memiliki kesempatan untuk mengembangkan produk perumahan dengan fasilitas kelistrikan dan akses internet yang lebih terintegrasi.
Penerapan konsep smart home juga berpotensi menjadi keunggulan tersendiri bagi pengembang dalam meningkatkan daya saing produk di tengah perkembangan pasar properti. Sementara itu, masyarakat dapat memperoleh alternatif tempat tinggal yang lebih sesuai dengan pola kehidupan modern.
PLN Group berharap kolaborasi yang terjalin melalui forum tersebut dapat berlanjut menjadi kerja sama konkret dalam pengembangan sektor perumahan. Integrasi layanan listrik dan konektivitas digital diharapkan mampu menghadirkan hunian yang tidak hanya nyaman dan modern, tetapi juga mempermudah keluarga dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.(da*)


