Notification

×

Iklan

PIPAS Sumbar Belajar Membatik di Padang Panjang

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:49 WIB Last Updated 2026-10-28T11:49:00Z

Ketua PIPAS Daerah Sumatera Barat, Ny. Evi Kusdiani Kunrat, bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP)

Padang Panjang, Rakyatterkini.com  – Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Daerah Sumatera Barat menggelar kegiatan edukasi membatik di Rumah Batik Canting Buana Kreatif, Kota Padang Panjang, Jumat (23/10/2026). 

Kegiatan ini bertujuan menambah keterampilan anggota sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian budaya Indonesia.

Kegiatan tersebut diikuti Ketua PIPAS Daerah Sumatera Barat, Ny. Evi Kusdiani Kunrat, bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Rutan Kelas IIB Padang Panjang, Ny. Dewi Nofyenti Novri, serta perwakilan anggota PIPAS dari berbagai unit pelaksana teknis pemasyarakatan di Sumatera Barat.

Kunjungan ini merupakan salah satu agenda dalam rangkaian pertemuan rutin PIPAS Sumatera Barat yang berlangsung pada 23 hingga 24 Oktober 2026.

Bertempat di Rumah Batik Canting Buana Kreatif, Gang Manunggal, Jalan Bandes II, RT 10, Kelurahan Silaing Bawah, para peserta mendapatkan penjelasan mengenai tahapan pembuatan batik. 

Pemilik sekaligus pimpinan Canting Buana Kreatif, Widdiyanti, memberikan bimbingan mulai dari pembuatan motif, penggunaan canting untuk menggoreskan malam, hingga proses pemberian warna pada kain.

Tidak hanya menyimak penjelasan, anggota PIPAS juga berkesempatan mempraktikkan langsung teknik membatik dengan arahan dari tim Canting Buana Kreatif. Pengalaman tersebut memberikan pemahaman bahwa membatik memerlukan ketekunan, ketelitian, kesabaran, serta kreativitas.

Ketua PIPAS Daerah Sumatera Barat, Evi Kusdiani Kunrat, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sarana bagi anggota untuk memperoleh pengalaman baru sekaligus mengambil peran dalam menjaga keberlangsungan warisan budaya bangsa.

Ia berharap keterampilan yang dipelajari tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi kegiatan produktif yang berpotensi menghasilkan pendapatan tambahan bagi keluarga.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap anggota PIPAS Daerah Sumatera Barat mendapatkan pengalaman baru dan semakin mencintai batik sebagai warisan budaya Indonesia. Selain itu, keterampilan yang diperoleh diharapkan bisa dikembangkan menjadi peluang usaha untuk membantu meningkatkan perekonomian keluarga,” ujar Evi.

Evi turut menyampaikan apresiasi kepada Widdiyanti beserta seluruh tim Canting Buana Kreatif yang telah meluangkan waktu untuk berbagi pengetahuan dan mendampingi peserta selama proses pembelajaran membatik.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi awal dari hubungan baik dan kerja sama yang berkelanjutan antara PIPAS Sumatera Barat dengan pelaku usaha kerajinan lokal.

“Kami berterima kasih kepada Ibu Widdiyanti dan tim Canting Buana Kreatif atas ilmu serta pengalaman yang telah dibagikan kepada anggota PIPAS. Mudah-mudahan silaturahmi ini terus terjaga dan dapat berkembang menjadi kerja sama yang positif ke depannya,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DWP Rutan Kelas IIB Padang Panjang, Dewi Nofyenti Novri, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya karena Rutan Kelas IIB Padang Panjang dipercaya menjadi tuan rumah pertemuan rutin PIPAS Daerah Sumatera Barat.

Menurutnya, pertemuan tersebut tidak sekadar menjadi ajang berkumpul, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan hubungan kekeluargaan antaranggota PIPAS dari berbagai satuan kerja pemasyarakatan. 

Di samping itu, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi kerajinan dan budaya yang berkembang di Kota Padang Panjang.

Pemilik Rumah Batik Canting Buana Kreatif, Widdiyanti, juga menyambut positif kunjungan tersebut. Ia menilai kegiatan edukasi seperti ini penting untuk memperluas pengenalan batik kepada masyarakat sekaligus meningkatkan ketertarikan terhadap produk kerajinan lokal.

“Kami merasa senang bisa berbagi pengetahuan dan memperkenalkan proses pembuatan batik kepada anggota PIPAS Sumatera Barat. Harapannya, kegiatan ini dapat meningkatkan kecintaan terhadap batik lokal serta mendorong masyarakat untuk ikut melestarikan budaya daerah,” tutur Widdiyanti.

Melalui kegiatan ini, pertemuan rutin PIPAS Daerah Sumatera Barat di Kota Padang Panjang tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga memberikan manfaat edukatif bagi para peserta. 

Pengalaman praktik membatik diharapkan dapat menumbuhkan apresiasi terhadap budaya lokal sekaligus membuka peluang pengembangan keterampilan dan usaha kreatif di lingkungan keluarga.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update