Notification

×

Iklan

Pemulihan Sekolah di Tanah Datar Hampir Rampung

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:45 WIB Last Updated 2026-10-23T12:45:00Z

Dinas Pendidikan Tanah Datar Percepat Rehabilitasi Sekolah

Tanah Datar, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengalokasikan anggaran sekitar Rp3,3 miliar untuk memperbaiki sarana dan prasarana sekolah yang mengalami kerusakan akibat bencana alam. Dana tersebut berasal dari Transfer ke Daerah (TKD) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun 2026.

Hal itu disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanah Datar, Mulkhairi, S.Pd., Dt. Rajo Gagah, dalam pertemuan bersama awak media yang difasilitasi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Tanah Datar, Dedi Triwandono, Jumat (23/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tersebut menjadi kesempatan untuk menyampaikan perkembangan program rehabilitasi sekolah pascabencana di wilayah Tanah Datar.

Anggaran Bersumber dari TKD dan APBD-P

Mulkhairi menjelaskan, total anggaran pemulihan fasilitas pendidikan tersebut berasal dari dua sumber. Dana TKD Tahun 2026 dialokasikan sebesar Rp2.784.120.000, sedangkan anggaran melalui APBD Perubahan 2026 mencapai Rp673.400.000.

Kedua sumber pendanaan itu dimanfaatkan untuk mendukung perbaikan berbagai fasilitas sekolah yang terdampak bencana, dengan mempertimbangkan kondisi dan tingkat kerusakan pada masing-masing satuan pendidikan.

Pekerjaan yang dilakukan meliputi rehabilitasi ruang kelas, pemenuhan kebutuhan perabot atau perlengkapan belajar, serta pembenahan infrastruktur pendukung untuk meningkatkan keamanan lingkungan sekolah.

Sejumlah SMP dan SD Menjadi Sasaran Perbaikan

Program pemulihan tersebut mencakup sekolah tingkat menengah pertama (SMP) dan sekolah dasar negeri (SDN).

Pada jenjang SMP, terdapat dua kegiatan perbaikan, termasuk penanganan kerusakan di Eks SMPN 5 Batusangkar dan SMPN 1 Batipuh Selatan. Kedua sekolah tersebut mengalami kerusakan setelah bencana menyebabkan pagar pembatas roboh dan material lumpur masuk ke dalam ruangan akibat banjir.

Sementara itu, pada jenjang SDN, pemerintah daerah melaksanakan 11 kegiatan rehabilitasi terhadap ruang sekolah dan fasilitas penunjang pendidikan.

Beberapa sekolah yang menjadi sasaran program di antaranya UPT SDN 03 Guguak Malalo dan SDN 11 Tambangan. Perbaikan juga menjangkau sejumlah sekolah di wilayah Lima Kaum, Sungai Tarab, Bungo Tanjung, Batipuah, Tapi Selo, Tanjung Barulak Batipuh, serta Batipuah Ateh.

Pelaksanaan rehabilitasi dilakukan berdasarkan kebutuhan masing-masing sekolah agar fasilitas yang rusak dapat kembali digunakan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.

Progres Pekerjaan Fisik Hampir Rampung

Memasuki akhir Oktober 2026, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanah Datar mencatat progres pengerjaan fisik perbaikan sekolah telah mendekati 100 persen.

Pemerintah daerah berharap percepatan rehabilitasi tersebut dapat membantu sekolah-sekolah terdampak segera kembali menjalankan kegiatan pendidikan secara optimal.

Selain memulihkan fasilitas yang rusak, upaya ini juga diarahkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan nyaman bagi siswa maupun tenaga pendidik.

Dengan dukungan anggaran tersebut, Pemkab Tanah Datar menargetkan sarana pendidikan yang terdampak bencana dapat kembali berfungsi dengan baik sehingga proses pembelajaran dan peningkatan kualitas pendidikan di daerah tetap berjalan.(Farid)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update