Notification

×

Iklan

Hari Santri 2026, Santri Didorong Kuasai Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:29 WIB Last Updated 2026-10-23T12:29:00Z

Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra, sebagai pembina upacara 

Padang Panjang, Rakyatterkini.com — Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra, mengingatkan para santri agar terus meningkatkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai agama. Pesan tersebut disampaikannya dalam upacara peringatan Hari Santri Nasional 2026 yang berlangsung di Pondok Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah, Kamis (22/10/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Allex bertindak sebagai pembina upacara. Ia menyampaikan bahwa semangat perjuangan santri harus terus diwariskan dan disesuaikan dengan tantangan zaman. Apabila pada masa lalu santri turut berjuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia, saat ini perjuangan itu dapat dilanjutkan melalui pendidikan, pengembangan ilmu pengetahuan, serta kontribusi nyata bagi masyarakat.

Allex menilai, santri masa kini perlu membekali diri dengan pemahaman agama yang mendalam sekaligus kemampuan yang memadai di berbagai bidang. Perpaduan kedua hal tersebut dinilai penting agar santri mampu bersaing, beradaptasi dengan perkembangan zaman, dan berkontribusi dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.

Ia berharap para santri tidak hanya berkiprah di lingkungan keagamaan, tetapi juga mampu mengisi berbagai posisi strategis dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

“Santri diharapkan mampu mengambil peran di berbagai bidang, mulai dari ulama, ilmuwan, pendidik, pengusaha, hingga pemimpin bangsa,” ujarnya.

Lebih lanjut, Allex mengajak para santri untuk terus memperdalam ilmu agama sekaligus meningkatkan pengetahuan di bidang teknologi. Menurutnya, tradisi keilmuan yang telah menjadi ciri khas pesantren harus tetap dipertahankan, namun juga perlu diiringi keterbukaan terhadap kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Ia juga mengingatkan pentingnya menerapkan prinsip man jadda wajada, yang bermakna bahwa siapa pun yang bersungguh-sungguh akan memperoleh keberhasilan. Semangat tersebut, katanya, harus diwujudkan melalui ketekunan dalam belajar, keberanian berinovasi, serta kemauan untuk menghasilkan karya yang bermanfaat bagi orang lain.

Allex menegaskan bahwa Hari Santri bukan sekadar peringatan bagi kalangan pesantren, melainkan juga menjadi momen penting bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk mengenang jasa ulama dan santri dalam perjalanan sejarah bangsa.

Melalui peringatan ini, ia berharap semangat persatuan, gotong royong, dan cinta Tanah Air semakin kuat, sehingga nilai-nilai perjuangan para pendahulu dapat terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi muda dalam membangun masa depan Indonesia.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update