Notification

×

Iklan

Harga Sawit Dharmasraya Stabil, Tertinggi Rp3.695

Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:48 WIB Last Updated 2026-10-25T09:48:00Z

Ilustrasi

Dharmasraya, Rakyatterkini.com – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, tidak mengalami perubahan signifikan selama periode 23 hingga 25 Oktober 2026. Berdasarkan data Dinas Pertanian setempat, harga tertinggi tercatat Rp3.695 per kilogram, sedangkan harga terendah sebesar Rp3.110 per kilogram.

Informasi yang dipublikasikan melalui akun resmi Dinas Pertanian Dharmasraya tersebut bersumber dari laporan sejumlah pabrik kelapa sawit (PKS) yang beroperasi di kabupaten itu.

Kepala Dinas Pertanian Dharmasraya, Lasmiyati, menjelaskan bahwa data harga tersebut disajikan untuk membantu para pekebun memperoleh gambaran mengenai perkembangan nilai jual TBS di tingkat pabrik.

Menurutnya, informasi ini dapat dimanfaatkan petani sebagai bahan acuan dalam menentukan langkah pengelolaan usaha perkebunan mereka.

Mengacu pada data yang dihimpun, PT AWB mencatat harga TBS tertinggi berdasarkan harga Dinas Perkebunan (Disbun), yakni Rp3.695 per kilogram. Sebaliknya, harga terendah ditemukan di PT SAK Timpeh dengan nilai Rp3.110 per kilogram.

Secara keseluruhan, harga rata-rata TBS di Kabupaten Dharmasraya berada pada angka Rp3.280 per kilogram. Dengan demikian, terdapat perbedaan sebesar Rp585 per kilogram antara harga tertinggi dan terendah.

Sementara itu, untuk TBS dari pekebun nonmitra, harga yang tercatat berada dalam rentang Rp3.110 hingga Rp3.285 per kilogram. Adapun harga brondolan sawit di PT DSL mencapai Rp3.760 per kilogram.

Lasmiyati juga mengingatkan para pekebun agar tetap memperhatikan mutu buah yang dipanen serta mengikuti perubahan harga di pasaran. Kualitas hasil panen dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberlangsungan usaha perkebunan kelapa sawit.

Ia berharap petani dapat terus meningkatkan kualitas produksi sekaligus mempererat kerja sama dengan pihak PKS. Dengan langkah tersebut, sektor perkebunan kelapa sawit di Dharmasraya diharapkan mampu berkembang lebih produktif dan berkelanjutan.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update