Padang, Rakyatterkini.com – PT Semen Padang mengucurkan dana sebesar Rp104 juta melalui Program Basinergi Mambangun Nagari (BMN) 2026 untuk mendukung pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang. Bantuan tersebut diserahkan kepada Forum Nagari Lambung Bukit.
Dana tersebut dimanfaatkan untuk menjalankan dua program utama, yaitu pelatihan tenaga satuan pengamanan (satpam) bagi 10 warga dari rumah tangga miskin (RTM) serta pengembangan usaha budidaya ayam kampung petelur yang melibatkan sembilan warga terdampak banjir bandang.
Penyerahan bantuan sekaligus peluncuran Program BMN 2026 berlangsung di Aula Kantor Lurah Lambung Bukit. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan pemerintah kelurahan, PT Semen Padang, serta tokoh masyarakat setempat.
Ketua Forum Nagari Lambung Bukit, Dedi Azhari, menjelaskan bahwa kedua program tersebut disusun untuk memperkuat kondisi ekonomi masyarakat melalui peningkatan kompetensi kerja dan pengembangan usaha produktif.
Ia menyebutkan, dari total bantuan Rp104 juta, sekitar Rp78 juta dialokasikan untuk pelatihan satpam. Program ini ditujukan kepada 10 warga dari keluarga RTM agar memiliki keterampilan profesional dan sertifikat kompetensi yang dapat digunakan sebagai modal untuk mencari pekerjaan.
Sementara itu, sekitar Rp26 juta lainnya diperuntukkan bagi pengembangan budidaya ayam kampung petelur. Program tersebut menyasar sembilan warga yang terdampak banjir bandang pada akhir November 2025 sebagai bagian dari upaya memulihkan perekonomian mereka.
“Bantuan Rp26 juta ini akan digunakan untuk pembangunan kandang, pembelian pakan dan vaksin, serta pengadaan 110 ekor anak ayam berumur satu hari atau day-old chick (DOC),” kata Dedi.
Agar kegiatan peternakan dapat berjalan optimal, Forum Nagari Lambung Bukit juga menggandeng peternak ayam kampung petelur di Kabupaten Padang Pariaman yang telah memiliki pengalaman dan keberhasilan dalam mengembangkan usaha serupa.
Menurut Dedi, peternak tersebut bersedia memberikan pendampingan kepada para penerima manfaat. Pendampingan ini mencakup pengetahuan tentang pemeliharaan ayam, pengaturan pakan, pencegahan penyakit, hingga strategi pengembangan usaha agar mampu bertahan dalam jangka panjang.
“Kami berharap pendampingan ini dapat membantu masyarakat menjalankan usaha dengan baik, sehingga budidaya ayam kampung petelur ini bisa berkembang dan memberikan hasil yang berkelanjutan,” ujarnya.
Dukungan PT Semen Padang tersebut mendapat apresiasi dari pihak Kelurahan Lambung Bukit. Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kelurahan Lambung Bukit, Rika Anggraini, menilai Program BMN 2026 membuka peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan kemampuan sekaligus memperoleh sumber pendapatan baru.
Ia menyampaikan terima kasih kepada PT Semen Padang atas kepedulian yang diberikan melalui program pemberdayaan tersebut. Rika berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan agar kesejahteraan masyarakat semakin meningkat dan Kelurahan Lambung Bukit mampu berkembang menjadi wilayah yang lebih unggul.
Rika juga menilai program ini sangat berarti bagi warga yang tengah berupaya bangkit setelah terdampak bencana banjir bandang. Dengan adanya dukungan tersebut, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan potensi yang dimiliki untuk membangun kembali kehidupan ekonomi mereka.
Di sisi lain, Staf Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Unit CSR PT Semen Padang, Nurwan, mengapresiasi Forum Nagari Lambung Bukit yang telah mengajukan program sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Ia menilai budidaya ayam kampung petelur berpeluang menjadi salah satu sumber penghasilan bagi warga terdampak bencana. Ke depan, usaha tersebut diharapkan tidak berhenti pada produksi telur, tetapi dapat diperluas hingga kegiatan penetasan dan penjualan anak ayam DOC.
“Harapan kami, usaha ayam kampung petelur ini dapat terus berkembang, mulai dari produksi telur hingga penetasan dan penjualan DOC. Kami juga mendorong Forum Nagari Lambung Bukit untuk melibatkan kalangan akademisi agar pengelolaan usaha ini semakin baik dan sesuai target,” ujar Nurwan.
Secara terpisah, Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menegaskan bahwa penyaluran bantuan melalui Program BMN 2026 merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendorong kemandirian ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Menurut Win, program pemberdayaan tersebut dirancang agar manfaat kehadiran perusahaan dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan. Pelatihan satpam diharapkan meningkatkan peluang kerja bagi warga dari keluarga RTM, sedangkan budidaya ayam kampung petelur diharapkan menciptakan kesempatan usaha sekaligus mempercepat pemulihan ekonomi warga yang terdampak banjir bandang.
“Melalui Program BMN, kami ingin memastikan bahwa kehadiran PT Semen Padang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat. Pelatihan satpam dan budidaya ayam petelur merupakan langkah strategis untuk meningkatkan keterampilan, membuka peluang usaha baru, serta membantu masyarakat terdampak banjir bandang memulihkan kondisi ekonominya,” tutur Win.(da)


