Notification

×

Iklan

FPM Koto Lua Bantu Drumband dan Latih 10 Pemuda

Senin, 26 Oktober 2026 | 17:22 WIB Last Updated 2026-10-26T10:22:00Z

Bantuan untuk Drumband dan Pelatihan Satpam Dorong Pemberdayaan Pemuda Koto Lua

Padang, Rakyatterkini.com – Forum Pemberdayaan Masyarakat (FPM) Koto Lua, Kecamatan Pauh, Kota Padang, terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan keterampilan generasi muda melalui program pemberdayaan masyarakat. Kali ini, program tersebut diwujudkan dengan pemberian bantuan peralatan drumband kepada Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) Limau Manis serta pelaksanaan pelatihan satuan pengamanan (satpam) bagi 10 pemuda setempat.

Penyerahan bantuan dilaksanakan di MTsS Limau Manis, Kelurahan Koto Lua, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Selasa (20/10/2026). Kegiatan itu turut dihadiri Staf Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Semen Padang, Nurwan.

Program ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat, terutama dalam mendukung pengembangan bakat siswa dan meningkatkan kemampuan pemuda agar memiliki peluang lebih luas untuk memasuki dunia kerja. Pelaksanaannya dilakukan melalui FPM Koto Lua dengan dukungan PT Semen Padang dalam kerangka Rencana Kerja dan Pemberdayaan Masyarakat (RKPM) 2026.

Ketua FPM Koto Lua, Novial, mengatakan bahwa program tersebut disusun berdasarkan kebutuhan warga di lingkungan setempat. Bantuan peralatan drumband ditujukan untuk menunjang kegiatan ekstrakurikuler siswa, sedangkan pelatihan satpam diharapkan menjadi sarana bagi pemuda untuk mendapatkan keterampilan yang dibutuhkan dalam mencari pekerjaan.

Novial menjelaskan, peralatan drumband yang diberikan telah dibeli dan diperlihatkan dalam kegiatan penyerahan bantuan. Adapun 10 peserta pelatihan satpam berasal dari rumah tangga miskin (RTM) di wilayah Koto Lua. Mereka telah melewati tahapan seleksi yang dilakukan sekitar satu bulan sebelum program dimulai.

Ia berharap kegiatan pemberdayaan ini dapat memberikan dampak berkelanjutan, bukan hanya memenuhi kebutuhan masyarakat dalam waktu dekat. Dukungan terhadap sekolah diharapkan membantu siswa mengembangkan minat dan bakat, sementara pelatihan kerja dapat menjadi bekal bagi pemuda untuk meningkatkan kemandirian ekonomi.

“Program ini kami arahkan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, baik untuk mendukung kegiatan pendidikan maupun memberikan keterampilan kepada pemuda yang membutuhkan kesempatan untuk meningkatkan taraf hidupnya,” kata Novial.

Kepala MTsS Limau Manis, Anto, menyampaikan apresiasi atas bantuan peralatan drumband tersebut. Menurutnya, fasilitas baru itu dapat memperluas kesempatan siswa untuk mengasah kemampuan di luar kegiatan belajar mengajar di kelas.

Ia menuturkan, drumband bukan sekadar kegiatan seni, tetapi juga menjadi media pembentukan karakter siswa. Melalui kegiatan tersebut, para siswa dapat belajar tentang kedisiplinan, kerja sama, kekompakan, kreativitas, dan kepercayaan diri.

Anto juga menegaskan bahwa madrasah merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat karena berperan dalam memberikan pendidikan umum sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan. Oleh sebab itu, dukungan terhadap fasilitas dan aktivitas sekolah diperlukan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang semakin berkualitas.

“Kami berterima kasih atas bantuan ini. Semoga peralatan drumband dapat dimanfaatkan dengan baik oleh siswa dan ke depan ada dukungan lain untuk pengembangan sekolah,” ujarnya.

Selain mendukung pendidikan, program pemberdayaan ini juga memberikan perhatian terhadap peningkatan kompetensi pemuda melalui pelatihan satpam. Kegiatan tersebut diharapkan membantu peserta memperoleh keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja sehingga kesempatan mendapatkan pekerjaan menjadi lebih terbuka.

Salah seorang peserta, Jalur Seprianto, mengungkapkan rasa syukurnya karena mendapat kesempatan mengikuti pelatihan tersebut. Ia menilai program ini dapat menjadi langkah awal untuk memperbaiki kondisi ekonomi keluarga melalui peningkatan keterampilan dan peluang kerja.

Jalur berharap dapat mengikuti seluruh tahapan pelatihan hingga selesai dan memperoleh sertifikat satpam sesuai ketentuan. Sertifikat tersebut nantinya diharapkan dapat digunakan sebagai salah satu modal untuk melamar pekerjaan yang lebih baik.

“Harapan saya, melalui pelatihan ini saya bisa mengikuti seluruh kegiatan, kemudian mendapatkan sertifikat satpam dan menggunakannya untuk mencari pekerjaan yang lebih layak dari sebelumnya. Dengan begitu, saya juga bisa membantu keuangan keluarga,” tuturnya.

Pelatihan ini dinilai memiliki arti penting bagi pemuda dari keluarga kurang mampu yang belum memiliki banyak kesempatan mengikuti pendidikan keterampilan. Dengan adanya dukungan tersebut, peserta diharapkan mempunyai kemampuan yang lebih baik untuk bersaing di pasar kerja dan meningkatkan penghasilan keluarga.

Wakil Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Limau Manis, Asril Basyir Dt. Rajo Intan, turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan program tersebut. Ia menilai pembekalan keterampilan kerja dapat membantu generasi muda meningkatkan taraf hidup sekaligus mendorong kemandirian ekonomi keluarga.

Di samping pelatihan kerja, ia juga menyoroti pentingnya dukungan terhadap keberlanjutan pendidikan bagi anak-anak di Limau Manis. Menurutnya, akses beasiswa perlu terus diperluas agar semakin banyak generasi muda dari wilayah tersebut memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi.

Ia berharap kerja sama antara masyarakat, lembaga adat, pemerintah setempat, dan pihak perusahaan dapat terus ditingkatkan. Dengan sinergi tersebut, program pemberdayaan diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus membuka peluang yang lebih besar bagi generasi muda untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Dukungan terhadap kegiatan itu juga mendapat sambutan positif dari pihak Kelurahan Koto Lua. Sekretaris Lurah Koto Lua, Rahmawita, yang hadir mewakili pemerintah kelurahan, menyampaikan terima kasih kepada PT Semen Padang atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat, khususnya warga di kawasan Limau Manis.

Rahmawita berharap bantuan peralatan drumband dapat digunakan sesuai kebutuhan sekolah. Ia juga mengimbau peserta pelatihan satpam agar mengikuti setiap tahapan dengan sungguh-sungguh sehingga kesempatan tersebut dapat memberikan hasil yang maksimal.

“Terima kasih kepada PT Semen Padang yang selalu mendukung dan memberikan perhatian kepada kami di Koto Lua. Mudah-mudahan bantuan ini bisa kami manfaatkan dengan maksimal,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menyatakan bahwa pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional merupakan bagian dari upaya perusahaan membangun hubungan yang baik dan berkelanjutan dengan lingkungan sekitar.

Menurut Win, kemajuan perusahaan tidak terlepas dari perkembangan masyarakat di sekitarnya. Karena itu, program tanggung jawab sosial perlu diarahkan untuk memberikan manfaat nyata, antara lain melalui peningkatan akses pendidikan, pengembangan kualitas sumber daya manusia, serta perluasan kesempatan ekonomi bagi masyarakat.

“Keberlanjutan perusahaan tidak dapat dipisahkan dari keberlanjutan masyarakat di sekitarnya. Karena itu, PT Semen Padang terus berupaya membangun hubungan yang saling memberikan nilai dan manfaat,” ujarnya.

Ia berharap berbagai program pemberdayaan yang dijalankan perusahaan dapat memberikan dampak positif dalam jangka panjang. Selain itu, kolaborasi dengan pemerintah setempat dan unsur masyarakat diharapkan semakin kuat agar berbagai kebutuhan warga dapat ditangani secara bersama-sama.

Penyaluran bantuan untuk MTsS Limau Manis dan pelatihan satpam bagi 10 pemuda Koto Lua menjadi salah satu bentuk pemberdayaan yang menyasar dua bidang sekaligus, yakni pendidikan dan ketenagakerjaan. Bagi siswa, bantuan peralatan drumband diharapkan menjadi sarana untuk mengembangkan bakat sekaligus membentuk karakter. Sementara itu, pelatihan satpam diharapkan meningkatkan kesiapan pemuda dalam memasuki dunia kerja.

Melalui program ini, pemberdayaan masyarakat diharapkan tidak hanya sebatas penyerahan bantuan, tetapi juga berlanjut pada pemanfaatan fasilitas pendidikan, peningkatan kompetensi, serta terbukanya kesempatan untuk memperbaiki kesejahteraan masyarakat secara bertahap.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update