Padang, Rakyatterkini.com – Cuaca di sejumlah wilayah Sumatera Barat pada Selasa (27/10/2026) hingga Rabu (28/10/2026) pukul 07.00 WIB diperkirakan mengalami perubahan sepanjang hari. Kondisi udara kabur dan awan tebal berpeluang mendominasi pagi hari, sedangkan hujan disertai petir berpotensi terjadi pada sore hingga malam. Masyarakat diimbau memperhatikan perkembangan cuaca sebelum melakukan kegiatan di luar ruangan.
Mengacu pada informasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau, kondisi udara kabur dan berawan tebal pada pagi hari diprakirakan terjadi di sebagian besar wilayah Sumbar. Daerah tersebut meliputi Pasaman Barat, Pasaman, Agam, Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Bukittinggi, Padang Pariaman, Kota Pariaman, Tanah Datar, serta Padang Panjang.
Memasuki siang hari, hujan ringan diprediksi turun di sejumlah daerah, di antaranya Pasaman Barat, Agam, Padang Pariaman, Kota Pariaman, Tanah Datar, Padang Panjang, Kabupaten Solok, Sijunjung, Dharmasraya, Solok Selatan, Kota Padang, Pesisir Selatan, dan Kepulauan Mentawai. Adapun wilayah Pasaman dan Lima Puluh Kota berpotensi mengalami hujan yang disertai petir.
Potensi cuaca ekstrem diperkirakan meningkat pada sore hingga malam hari. Hujan petir berpeluang terjadi di Kabupaten Solok, Dharmasraya, Solok Selatan, Agam, Tanah Datar, Payakumbuh, dan Pesisir Selatan.
Sementara itu, aktivitas petir tanpa disertai hujan diprakirakan muncul pada malam hari di Pasaman Barat, Bukittinggi, Padang Pariaman, Kota Pariaman, Padang Panjang, Kota Solok, Sijunjung, Sawahlunto, Kota Padang, serta Kepulauan Mentawai.
Dari sisi suhu, wilayah Sumatera Barat diperkirakan memiliki temperatur berkisar 18–30 derajat Celsius. Bukittinggi menjadi daerah dengan suhu terendah, sedangkan Sawahlunto berpotensi mencatat suhu tertinggi. Tingkat kelembapan udara diprakirakan berada pada rentang 67–100 persen.
Saat memasuki tengah malam hingga dini hari, kabut diperkirakan menyelimuti hampir seluruh wilayah Sumbar. Suhu udara pada periode tersebut juga cenderung lebih rendah dibandingkan kondisi pada siang hari.
Untuk kondisi angin, kecepatan tertinggi diprediksi mencapai 22 kilometer per jam di Kepulauan Mentawai. Kota Padang berpotensi mengalami angin dengan kecepatan hingga 17 kilometer per jam, sementara Pesisir Selatan mencapai 16 kilometer per jam.
Sebaliknya, kecepatan angin terendah diprakirakan sekitar 5 kilometer per jam di Padang Panjang, Kota Solok, dan Sawahlunto. Adapun wilayah kabupaten dan kota lainnya diperkirakan mengalami kecepatan angin rata-rata antara 7–16 kilometer per jam.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap perubahan kondisi cuaca, terutama saat hujan petir berpotensi terjadi. Bagi warga yang hendak bepergian, sebaiknya menyiapkan perlengkapan pelindung hujan serta memperhatikan informasi cuaca terbaru dari BMKG.(da*)


