Notification

×

Iklan

Cahyo, Pemuda Solsel Penggerak Internet di Daerah Blankspot

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 00:44 WIB Last Updated 2026-10-30T17:44:00Z

Cahyo Diganjar Penghargaan atas Jasanya Perluas Akses Internet

Padang Aro, Rakyatterkini.com – Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tahun 2026 menjadi momen istimewa bagi Cahyo Dwi Nugroho (29), pemuda asal Nagari Talunan Maju, Kecamatan Sangir Balai Janggo, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat.

Cahyo menerima penghargaan sebagai pemuda berprestasi dari Pemerintah Kabupaten Solok Selatan. Apresiasi tersebut diberikan atas kontribusinya dalam menggagas dan mendorong penyediaan akses internet di wilayah yang sebelumnya belum terjangkau jaringan atau dikenal sebagai daerah blankspot.

Penghargaan itu diserahkan Wakil Bupati Solok Selatan, H. Yulian Efi, dalam upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda tingkat kabupaten yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Solok Selatan, Rabu (28/10/2026) pagi.

Penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan pemerintah daerah terhadap kreativitas dan kepedulian generasi muda dalam membantu menyelesaikan persoalan masyarakat. Melalui berbagai inisiatifnya, Cahyo ikut membuka peluang bagi masyarakat di daerah terpencil untuk menikmati layanan internet.

Cahyo mengungkapkan, ketertarikannya mengembangkan layanan internet bermula saat mengikuti kegiatan yang memberikan pemahaman tentang penyediaan jaringan internet oleh Pemerintah Kabupaten Solok Selatan bersama PT Indonesia Comnets Plus (ICON+) Padang pada November 2022.

Dari kegiatan tersebut, ia mendapatkan pengetahuan sekaligus peluang untuk mengembangkan layanan internet di daerahnya. Sebagai Direktur BUMNag Talunan Maju, Cahyo kemudian berinisiatif menjadikan penyediaan jaringan internet sebagai salah satu unit usaha Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag).

Tidak hanya bergerak sendiri, Cahyo juga mengajak generasi muda di Kecamatan Sangir Balai Janggo dan Sangir Batang Hari untuk terlibat dalam pengembangan layanan internet. Upaya tersebut difokuskan pada kawasan yang selama ini masih mengalami keterbatasan akses jaringan telekomunikasi.

Kepeduliannya terhadap dunia pendidikan juga diwujudkan dengan menyediakan fasilitas internet gratis bagi pelajar dari keluarga kurang mampu. Program ini diharapkan dapat membantu anak-anak memperoleh informasi dan menunjang kegiatan belajar tanpa terkendala keterbatasan ekonomi.

Apa yang dilakukan Cahyo menjadi contoh bahwa pemuda dapat mengambil peran strategis dalam mendorong pembangunan di daerah. Sinergi antara pemerintah, BUMNag, dan generasi muda terbukti dapat menjadi salah satu jalan untuk memperluas pemerataan akses digital.

Melalui inisiatif tersebut, Cahyo menunjukkan bahwa pemuda bukan sekadar menjadi bagian dari penerima manfaat pembangunan, tetapi juga mampu tampil sebagai penggerak perubahan dengan menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat di lingkungannya. (Alwis)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update