Notification

×

Iklan

Tol Padang Panjang-Agam Disosialisasikan hingga Jorong

Rabu, 23 September 2026 | 16:55 WIB Last Updated 2026-09-23T09:55:00Z

Jalan Tol

Padang Panjang, Rakyatterkini.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat akan memperluas sosialisasi rencana pembangunan jalan tol pada ruas Padang Panjang hingga Eks Pasar Amor, Kabupaten Agam, sampai ke tingkat jorong.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Sumbar, Ahdiyarsyah, mengatakan sosialisasi tersebut menjadi bagian dari proses pembahasan trase atau jalur tol yang akan menghubungkan Padang Panjang dengan kawasan Eks Pasar Amor.

Ia menjelaskan, penetapan trase akan dilakukan setelah pemerintah memperoleh kesepakatan melalui pembahasan bersama masyarakat di wilayah yang terdampak pembangunan.

“Baik yang di Padang Panjang, Tanah Datar maupun di daerah Agam sendiri, ini besok kita akan diskusikan. Jadi besok kita rapat tidak hanya di Agam,” ujar Ahdiyarsyah.

Eks Pasar Amor Agam sendiri direncanakan menjadi salah satu titik exit tol dari ruas Sicincin-Bukittinggi. Sementara jalur yang menghubungkan Padang Panjang dengan kawasan tersebut masih akan dibahas bersama masyarakat sebelum ditetapkan.

Ahdiyarsyah menegaskan, pemerintah akan turun langsung menemui masyarakat di daerah-daerah yang nantinya dilalui pembangunan jalan tol. Langkah tersebut dilakukan agar rencana pembangunan dapat disampaikan secara langsung kepada warga sekaligus menampung masukan dari masyarakat.

Sebelumnya, Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Batu Palano, Sungai Pua, Kabupaten Agam, Editiawarman, meminta agar sosialisasi pembangunan Tol Sicincin-Bukittinggi tidak berhenti pada tingkat kecamatan atau perwakilan, tetapi juga dilakukan hingga nagari.

Menurutnya, penyampaian informasi hanya melalui gambar trase berpotensi menimbulkan perbedaan pemahaman di tengah masyarakat serta memunculkan berbagai kekhawatiran mengenai dampak pembangunan.

Ia berharap tim yang menangani exit tol dan bypass dapat berdialog langsung dengan masyarakat Nagari Batu Palano untuk menjelaskan dampak pembangunan, baik dalam jangka pendek, menengah maupun panjang.

“Kalau seandainya nanti bisa terwujud, tim exit tol dengan bypass bisa ketemu dengan anak Nagari Batu Palano, jelaskan apa dampak jangka pendek, menengah dan jangka panjang,” kata Editiawarman saat pembahasan exit tol di Agam, Kamis (17/9/2026).

Editiawarman menilai, dialog yang melibatkan lebih banyak unsur masyarakat akan membuka ruang untuk mencari solusi bersama. Sebaliknya, jika sosialisasi hanya diikuti sejumlah perwakilan, ia khawatir masih banyak pertanyaan warga yang belum terjawab.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update