Notification

×

Iklan

Tidur Berkualitas Penting untuk Kesehatan Otak

Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:49 WIB Last Updated 2026-09-30T17:49:00Z

Ilustrasi

Jakarta, Rakyatterkini.com – Tidur memiliki fungsi yang jauh lebih penting daripada sekadar mengistirahatkan tubuh. Saat seseorang tidur, otak menjalankan berbagai proses penting, termasuk membantu pemulihan sel saraf dan memperkuat daya ingat.

Dokter spesialis neurologi dr. Oktaviana Niken, DAIFIDN., MMRS., FNR., AIFO-K., menjelaskan bahwa kualitas tidur perlu menjadi perhatian karena gangguan tidur dapat berpengaruh terhadap berbagai aspek kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, tidur merupakan bagian dari proses pemulihan otak. Selama tidur, otak bekerja memperbaiki sel-sel saraf sekaligus mendukung proses penyimpanan dan penguatan memori.

Gangguan tidur dapat terjadi dalam berbagai bentuk, salah satunya insomnia. Kondisi tersebut bisa disertai sejumlah keluhan, seperti tubuh mudah lelah, konsentrasi menurun, lebih sering lupa, hingga perubahan suasana hati.

Kebiasaan masyarakat perkotaan yang sering tidur dalam waktu terbatas, terlalu lama menggunakan perangkat elektronik, serta menghadapi tekanan pekerjaan secara terus-menerus juga dapat memberikan dampak terhadap kesehatan otak dalam jangka panjang.

Pemeriksaan Kesehatan Otak

Oktaviana menyebut pemeriksaan sejak awal dapat membantu tenaga medis menentukan langkah penanganan yang sesuai dengan kondisi pasien. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah quantitative electroencephalography (qEEG) atau brain mapping.

Pemeriksaan ini dilakukan untuk melihat pola aktivitas gelombang otak. Hasilnya dapat memberikan informasi yang berkaitan dengan gangguan tidur, tingkat stres, hingga kemungkinan adanya penurunan fungsi kognitif.

Selain pemeriksaan, terdapat pula metode neurofeedback yang bertujuan membantu melatih otak agar pola aktivitas gelombangnya menjadi lebih seimbang.

Terapi tersebut dapat diarahkan untuk mendukung kemampuan berkonsentrasi, memperbaiki kualitas tidur, serta membantu pengaturan emosi.

Sementara itu, dokter yang berpraktik di Seraphim Medical Centre dan menekuni bidang functional medicine, dr. Febby Astari, IFMCP, mengatakan penanganan terkait kesehatan otak dan tidur sebaiknya tidak disamaratakan.

Program yang diberikan perlu mempertimbangkan kondisi dan hasil pemeriksaan setiap individu. Menurut Febby, layanan di Brain Wellness & Sleep Center dirancang secara personal berdasarkan hasil evaluasi masing-masing klien.

Layanan kesehatan tersebut tersedia di Brain Wellness & Sleep Center, Seraphim Medical Center, yang berada di bawah Bethsaida Healthcare.

Tidak hanya menangani masalah tidur, pusat layanan tersebut juga memberikan penanganan terhadap sejumlah keluhan yang berhubungan dengan fungsi otak, seperti brain fog, gangguan motorik, kelelahan kronis yang berkaitan dengan stres, serta risiko penurunan kemampuan kognitif dan demensia pada kelompok usia produktif maupun lanjut usia.

Bagi masyarakat yang mengalami gangguan tidur secara berkelanjutan atau merasakan adanya masalah pada fungsi otak, konsultasi dengan tenaga medis dapat dilakukan untuk mengetahui penyebab dan menentukan pemeriksaan maupun penanganan yang sesuai.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update