Notification

×

Iklan

Peringati Haornas ke-43, Khairunas Tekankan Olahraga sebagai Investasi Kesehatan

Rabu, 09 September 2026 | 17:15 WIB Last Updated 2026-09-09T10:15:16Z

Bupati Solok Selatan, Khairunas.

Padang Aro, Rakyatterkini.com - Bupati Solok Selatan, Khairunas menegaskan olahraga harus dipandang sebagai investasi jangka panjang dalam membangun kualitas manusia, bukan sekadar aktivitas pelengkap maupun pengeluaran pemerintah.

Hal tersebut disampaikan Khairunas saat menjadi pembina upacara peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 Tahun 2026 di Padang Aro, Rabu (9/9/2026).

Mengusung tema “Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar”, Khairunas menilai olahraga memiliki peran penting dalam membangun masyarakat yang sehat, produktif, disiplin, tangguh, sportif, dan memiliki daya juang.

“Olahraga adalah investasi bangsa, bukan biaya. Investasi melalui olahraga berarti kita sedang membangun manusia Indonesia secara utuh,” tegasnya.

Menurut Khairunas, pembangunan kesehatan tidak cukup hanya dengan mengobati masyarakat ketika sakit. Pemerintah juga perlu mendorong upaya pencegahan melalui kebiasaan hidup aktif dan olahraga.

Khairunas mengingatkan agar keberhasilan pembangunan olahraga tidak hanya diukur dari banyaknya event yang digelar, tetapi dari perubahan perilaku masyarakat.

“Berapa banyak rakyat yang aktif, berapa banyak yang rutin berolahraga, dan apakah tingkat kebugaran masyarakat kita meningkat. Data dan indikator harus menjadi dasar kebijakan,” ujarnya.

Ia meminta pemerintah daerah menjadi motor penggerak masyarakat aktif dan bugar melalui penyediaan ruang publik serta fasilitas olahraga yang mudah, murah, aman, dan inklusif.

Olahraga, lanjutnya, harus hadir dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, tempat kerja, nagari, ruang publik maupun lingkungan keluarga.

Khairunas juga mendorong agar Car Free Day (CFD) dimanfaatkan sebagai ruang untuk membangun budaya masyarakat aktif, bukan sekadar kegiatan seremonial.

“Car Free Day harus kita manfaatkan sebagai salah satu ruang untuk membangun budaya masyarakat aktif, bukan sekadar kegiatan seremonial,” katanya. (alwis)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update