![]() |
| Kepala Bidang Pemerintahan Nagari, Joni Pardilo, pada pembukaan pembekalan. |
Solok Selatan, Rakyatterkini.com – Sebanyak 273 anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) disiapkan untuk mendukung keamanan dan ketertiban pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak Kabupaten Solok Selatan yang dijadwalkan berlangsung secara langsung pada Oktober 2026.
Sebagai persiapan, Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa/Nagari (Dinsos PMD/N) Solok Selatan menggelar pembekalan bagi ratusan Satlinmas tersebut, Rabu (9/9/2026).
Kepala Dinsos PMD/N Solok Selatan, Nurhayati, melalui Kepala Bidang Pemerintahan Nagari, Joni Pardilo, mengatakan pembekalan diberikan untuk memaksimalkan kesiapan Satlinmas dalam menjaga keamanan selama seluruh tahapan Pilwana.
"Sebanyak 273 Satlinmas akan ditempatkan di 21 nagari yang tersebar di empat kecamatan. Mereka dipersiapkan untuk membantu menciptakan situasi yang aman dan tertib selama pelaksanaan Pilwana Serentak," ujar Joni.
Menurutnya, Satlinmas memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran proses pemungutan hingga penghitungan suara. Karena itu, para personel dibekali pemahaman dan pengetahuan agar mampu menjalankan tugas sesuai tanggung jawabnya di lapangan.
Pembekalan berlangsung selama dua hari, yakni Rabu dan Kamis, 9-10 September 2026, di Aula Sarantau Sasurambi. Sejumlah pemateri dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Polres Solok Selatan, Asisten I Bidang Pemerintahan Sekdakab Solok Selatan, serta Dinsos PMD/N turut memberikan materi kepada peserta.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Asisten dan pimpinan OPD terkait. Sementara moderator dalam kegiatan pembekalan di antaranya Sekretaris Dinsos PMD/N Ilhamka Yusid, serta Ade Phaulina.
Joni berharap seluruh Satlinmas dapat mengambil peran maksimal dalam menyukseskan Pilwana Serentak Solok Selatan 2026.
"Satlinmas diharapkan mampu menjadi salah satu unsur penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban, sehingga pelaksanaan Pilwana dapat berjalan lancar, aman dan sukses," harapnya.
Ia juga meminta seluruh peserta mengikuti pembekalan dengan serius dan memahami setiap materi yang disampaikan para pemateri.
"Semua ilmu yang diperoleh selama pembekalan diharapkan dapat dipahami dan diterapkan saat menjalankan tugas sebagai pengaman Pilwana nantinya," pungkas Joni. (aa)


