Notification

×

Iklan

Perbaikan IPA Gunung Pangilun Dimulai 7 September

Minggu, 06 September 2026 | 08:49 WIB Last Updated 2026-09-06T01:49:00Z

Perumda Air Minum Padang Lakukan Perbaikan Accelator 2 IPA Gunung Pangilun Mulai 7 September 2026

Padang, Rakyatterkini.com — Perumda Air Minum Kota Padang mulai Senin (7/9/2026) melakukan pekerjaan tanggap darurat untuk memperbaiki Accelator 2 di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun. Proses pemulihan fasilitas tersebut diperkirakan berlangsung selama kurang lebih tiga pekan.

Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Noviardi Zein, mengatakan perbaikan Accelator 2 merupakan bagian lanjutan dari pembenahan infrastruktur setelah sebelumnya perbaikan menyeluruh telah dilakukan terhadap Accelator 1.

Menurutnya, pekerjaan tersebut ditujukan untuk meningkatkan keandalan proses produksi air, mempertahankan kualitas air yang disalurkan, sekaligus memperkuat infrastruktur pelayanan. Dengan demikian, ketersediaan air minum bagi pelanggan dan masyarakat diharapkan dapat lebih optimal.

Noviardi menjelaskan, Kementerian Pekerjaan Umum bersama PT Hutama Karya sebelumnya telah menuntaskan checklist dokumen pelaksanaan pekerjaan. Setelah tahapan administrasi tersebut selesai, pekerjaan pemulihan Accelator 2 dapat dimulai.

"Selanjutnya dilakukan pemulihan infrastruktur pada Accelator 2 yang dimulai Senin, 7 September 2026," kata Noviardi.

Selama pengerjaan berlangsung, distribusi air bersih ke sejumlah wilayah pelanggan akan disesuaikan. Beberapa kawasan hanya mendapatkan aliran pada siang hari, sebagian lainnya pada malam hari, sedangkan sejumlah wilayah tertentu untuk sementara tidak mendapat aliran air.

Wilayah yang mendapat aliran pada siang hari: Batang Kapur, Tamsis, GOR, Alai Belakang Pasar, Gunung Semeru SMA 3, Kampung KB, Perjuangan, UK, Sumatra, Paus, S. Parman, Jalan Jakarta, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kampung Jawa Dalam, Pulau Karam, Sawahan, Sutomo, Aur Duri, sebagian Ganting, Pola Mas Azizi, Lubuk Lintah, Wahidin, Pemancungan, Palinggam, Berok, Batang Harau, dan Alang Laweh.

Wilayah yang mendapat aliran pada malam hari: Adabiah, Jati Parak Salai, Pulai Banda Kali, Pondok Mungil Ampang, Jalan Bakhti Alai, Anyelir Flamboyan, Belanti Barat, Belanti Raya, Pramuka, Pekan Baru, Banda Pulau Karam, Kampung Sabalah, Cokro, Tanah Baroyo, sebagian Dobi, Nipah Raya Deretan Kakiku, Belakang Tangsi, Silungkang Imam Bonjol, Banda Olo, Pattimura, Banda Dama, M. Yamin, Ujung Belakang Olo, Belakang Makam Lolong, Parak Gadang, Parak Pisang, Belakang Pasar Simpang Haru, Kompleks PJKA Jalan Sunda, Jati Rumah Gadang, Jati Gaung, Singgamangaraja dekat rel, serta Kehakiman Belakang PLN.

Wilayah yang tidak mendapat aliran pada siang maupun malam hari: Purus 1, sebagian Purus 2, Olo Ladang, Pancasila, Koto Marapak, Hayam Wuruk, Banda Purus Belakang Tenis, Rohana Kudus, Kenzi Futsal Parak Salai, Puskesmas Parak Salai, dan Pasopati.

Perumda Air Minum Kota Padang mengingatkan pelanggan di wilayah terdampak untuk menyiapkan persediaan air secukupnya sebelum pekerjaan dimulai. Masyarakat juga diminta menggunakan air secara hemat dan memastikan keran ditutup ketika tidak diperlukan.

Khusus bagi pelanggan yang berada di kawasan yang mengalami penghentian aliran sepenuhnya, Perumda Air Minum Kota Padang akan menyiapkan layanan distribusi air menggunakan mobil tangki tanpa dipungut biaya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update