Notification

×

Iklan

Muharlion Serap Aspirasi Warga Graha Bungo Mas

Minggu, 06 September 2026 | 17:40 WIB Last Updated 2026-09-06T10:40:00Z

Ketua DPRD Kota Padang H.Muharlion Tampung Aspirasi Warga Komplek Graha Bungo Mas, Fokus Pembangunan Jalan Utama.

Padang, Rakyatterkini.com – Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, meninjau langsung kondisi infrastruktur dan berdialog dengan masyarakat di Kompleks Graha Bungo Mas, RT 05 RW 01, Kelurahan Bungo Pasang, Kecamatan Koto Tangah, Sabtu (5/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan Reses I Tahun 2026. Melalui agenda ini, Muharlion ingin melihat langsung persoalan yang dihadapi masyarakat sekaligus memastikan aspirasi warga dapat ditindaklanjuti sesuai kebutuhan.

Dalam kunjungannya, sejumlah persoalan menjadi perhatian, terutama kerusakan jalan utama kompleks, belum tersedianya fasilitas kesehatan dan fasilitas sosial, serta persoalan banjir yang berulang ketika musim hujan.

Muharlion mengatakan, Kompleks Graha Bungo Mas saat ini telah dihuni lebih dari 300 kepala keluarga. Kondisi tersebut membuat kebutuhan terhadap infrastruktur dan fasilitas penunjang bagi warga semakin mendesak.

“Sabtu sore ini kita bisa bersilaturahmi dengan masyarakat di Kompleks Graha Bungo Mas. Sebelumnya aspirasi mereka sudah kita tampung. Di sini sudah ada lebih dari 300 KK, artinya ada lebih dari 300 rumah yang saat ini ditempati,” ujar Muharlion.

Mengenai kondisi jalan, ia mengakui kerusakan yang terjadi cukup memprihatinkan dan membutuhkan penanganan lebih lanjut. Sebagian pembangunan jalan telah direalisasikan melalui anggaran tahun 2026, namun penyelesaiannya masih akan dilakukan secara bertahap.

“Usulan utama mereka adalah pembangunan jalan. Pada 2026 sebagian sudah kita realisasikan. Setelah melihat langsung kondisi di lapangan, memang cukup memprihatinkan. Mudah-mudahan jalan utama ini bisa kita tuntaskan secara bertahap pada 2027,” katanya.

Selain infrastruktur jalan, warga juga mengharapkan adanya fasilitas umum di lingkungan kompleks. Di antaranya gedung Posyandu serta tempat yang dapat digunakan sebagai ruang berkumpul masyarakat, seperti balai warga atau fasilitas kepemudaan.

Kebutuhan tersebut dinilai penting karena sebagian besar penghuni kompleks merupakan keluarga usia produktif dan memiliki anak balita. Selama ini, masyarakat harus keluar dari kawasan perumahan untuk mendapatkan pelayanan Posyandu.

“Warga berharap ada Posyandu di sini. Gedung untuk kegiatan Posyandu belum tersedia, begitu juga tempat berkumpul seperti pos pemuda maupun balai warga. Itu yang menjadi aspirasi masyarakat,” jelas Muharlion.

Persoalan lain yang turut disampaikan warga adalah banjir. Kawasan Bungo Pasang disebut kerap terdampak genangan ketika hujan deras, salah satunya akibat meluapnya aliran Sungai Tarung.

Menurut Muharlion, persoalan tersebut tidak cukup ditangani secara parsial. Diperlukan sistem pengendalian banjir yang menyeluruh dan terintegrasi hingga kawasan Linggar Jati.

“Banjir juga menjadi persoalan yang sangat dirasakan masyarakat. Saat hujan deras, kawasan Bungo Pasang dan aliran Sungai Tarung biasanya mengalami banjir. Karena itu, pengendalian banjir harus ditangani secara menyeluruh sampai ke Linggar Jati,” ujarnya.

Muharlion menyatakan akan membahas persoalan tersebut bersama pihak terkait, termasuk Balai Wilayah Sungai. Sebab, penanganan aliran sungai yang melintasi sejumlah kawasan tidak hanya menjadi kewenangan pemerintah kota.

“Kita akan coba diskusikan dengan Balai Wilayah Sungai karena persoalan ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah kota. Kita akan mencari solusi bersama. Mudah-mudahan ada dukungan dari seluruh pihak, termasuk terkait ketersediaan dan konsolidasi lahan, sehingga penanganannya bisa berjalan dengan baik,” katanya.

Sementara itu, perwakilan warga menyampaikan apresiasi atas kunjungan Muharlion ke kompleks tersebut. Kehadiran Ketua DPRD Kota Padang dinilai menjadi bentuk perhatian terhadap persoalan yang selama ini dirasakan masyarakat.

Warga berharap pembangunan jalan utama yang telah dimulai dapat dilanjutkan hingga tuntas pada tahun mendatang. Sebab, kondisi jalan yang rusak selama ini kerap menyulitkan mobilitas sekaligus menyebabkan kendaraan warga mengalami kerusakan.

“Kami berterima kasih kepada Ketua DPRD Kota Padang, Bapak H. Muharlion, karena sudah memberikan perhatian. Pembangunan jalan utama sekitar 100 meter sudah dikerjakan. Kami berharap tahun depan bisa dilanjutkan sampai selesai sehingga jalan dapat digunakan dengan nyaman. Kerusakan jalan selama ini juga banyak membuat motor dan mobil warga mengalami masalah,” ungkap perwakilan warga.

Melalui pelaksanaan Reses I Tahun 2026, DPRD Kota Padang akan menampung berbagai aspirasi masyarakat untuk kemudian diperjuangkan agar dapat masuk dalam program prioritas dan pembahasan APBD pada tahun berikutnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update