Jakarta, Rakyatterkini.com – Kebakaran melanda lahan kosong di kawasan Perumahan Griya Permata Asri, Kelurahan Gunung Bahagia, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (25/9/2026) siang. Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 3.800 meter persegi.
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 14.00 Wita di wilayah RT 52. Tidak ada korban jiwa maupun laporan mengenai warga yang mengalami luka dalam kejadian tersebut.
Petugas BPBD Kota Balikpapan tiba di lokasi sekitar pukul 14.25 Wita. Proses pemadaman dilakukan dengan mengerahkan empat unit water supply. Sejumlah personel kepolisian kemudian turut datang untuk membantu pemadaman sekaligus menjaga keamanan di sekitar lokasi.
Sebelum petugas tiba, warga setempat telah berupaya mengatasi kobaran api dengan peralatan seadanya. Ketua RT 52, Anita, merupakan salah satu warga yang pertama mengetahui kejadian tersebut.
Saat itu, Anita melihat api dari sebuah warung kelontong yang lokasinya berjarak sekitar 500 meter dari lahan yang terbakar. Ia kemudian memperingatkan warga di sekitar warung. Teriakan tersebut didengar Tasdirin yang langsung mendatangi lokasi untuk melihat kondisi kebakaran.
“Bersama warga lainnya kami mencoba memadamkan api secara manual, terutama pada bagian lahan yang berada di pinggir jalan,” kata Tasdirin, Jumat (25/9/2026).
Laporan kebakaran selanjutnya disampaikan kepada Call Centre 112 BPBD Kota Balikpapan sekitar pukul 14.10 Wita. Mendapat laporan tersebut, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Setelah berjibaku selama lebih dari dua jam, petugas berhasil mengendalikan api sekitar pukul 16.40 Wita. Proses kemudian dilanjutkan dengan pendinginan guna memastikan tidak terdapat bara maupun titik api yang dapat memicu kebakaran kembali.
Terkait penyebab kebakaran, polisi masih melakukan penyelidikan. Keterangan Tasdirin menjadi salah satu informasi yang didalami karena ia mengaku sempat melihat beberapa remaja berada di sekitar lokasi sambil merokok sebelum api muncul.
Meski demikian, informasi tersebut belum dapat dipastikan sebagai penyebab kebakaran. Polisi masih memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan keterangan tambahan untuk mengetahui sumber api secara pasti.
Dari hasil informasi awal, kebakaran diduga dipicu puntung rokok yang masih menyala. Namun, dugaan tersebut masih dalam proses pendalaman oleh pihak kepolisian.
Pemadaman dan penanganan di lokasi melibatkan BPBD Kota Balikpapan, Polresta Balikpapan, Polsek Balikpapan Selatan, personel TNI, Bhabinkamtibmas, Linmas, aparat kelurahan, serta masyarakat sekitar.
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya saat kondisi lingkungan kering. Warga juga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan dan segera menghubungi petugas apabila menemukan tanda-tanda kebakaran.(da*)


