Notification

×

Iklan

Kebakaran Pasar Bapouda, 11 Orang Tewas

Senin, 07 September 2026 | 22:53 WIB Last Updated 2026-09-07T15:53:00Z

Ratusan warga mengungsi setelah kebakaran hebat=

Jakarta, Rakyatterkini.com – Kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Kampung Bapouda, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, pada Senin (7/9/2026) dini hari. Peristiwa tersebut mengakibatkan 49 rumah dan kios terbakar serta menyebabkan 11 orang meninggal dunia.

Sebanyak 148 warga terdampak kini harus mengungsi setelah kehilangan tempat tinggal. Mereka sementara menempati sejumlah lokasi, di antaranya Polsek, masjid, dan rumah keluarga atau kerabat.

Kapolres Paniai AKBP Roycke HF Betaubun menyampaikan, berdasarkan pendataan terbaru, terdapat 49 bangunan yang terdampak kebakaran.

"Data terbaru kebakaran terdapat 49 rumah dan kios. Sementara jumlah korban yang mengungsi sebanyak 148 orang," ujar Roycke, Senin (7/9/2026).

Kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 00.25 WIT ketika sebagian besar warga sedang tidur. Kobaran api dengan cepat menjalar karena bangunan di kawasan pasar berdiri berdekatan. Kondisi tersebut membuat proses pemadaman menjadi lebih sulit.

Musibah ini tidak hanya menyebabkan puluhan bangunan hangus, tetapi juga menimbulkan korban jiwa. Sebanyak 11 orang dinyatakan meninggal dunia, termasuk enam anak-anak.

Sebelumnya, Kasubbid Penmas Humas Polda Papua Tengah Kompol Henry J Manurung menyebut sedikitnya 40 rumah dan kios telah terbakar. Hingga kini, kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran tersebut.

Dalam proses penanganan, polisi berkoordinasi dengan Laboratorium Forensik (Labfor) dan tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Papua. Koordinasi dilakukan karena Polda Papua Tengah belum memiliki tim Labfor sendiri.

"Saat ini kami masih melakukan olah TKP dan berkoordinasi dengan tim Laboratorium Forensik (Labfor) dari Polda Papua. Polda Papua Tengah belum memiliki tim Labfor sehingga juga berkoordinasi dengan tim DVI Polda Papua," kata Henry.

Tim Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Papua turut dilibatkan untuk membantu proses identifikasi korban. Polisi meminta keluarga korban bersabar hingga proses identifikasi rampung sebelum jenazah dimakamkan.

Identifikasi menjadi tantangan karena sebagian jenazah mengalami luka bakar parah sehingga diperlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Selain korban meninggal, petugas juga masih melakukan pendataan terhadap warga yang mengalami luka dan mendapatkan perawatan di RSUD Paniai. Pendataan mencakup korban dengan kondisi luka ringan hingga berat, termasuk warga yang mengalami trauma akibat kebakaran tersebut.

Pemerintah daerah bersama aparat masih mendata kebutuhan para pengungsi guna memastikan penanganan dan bantuan bagi warga terdampak dapat segera dilakukan.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update