Notification

×

Iklan

K9 Temukan Barang Milik Korban Galodo Arosuka

Kamis, 24 September 2026 | 21:43 WIB Last Updated 2026-09-24T14:43:00Z

Tim pertolongan dan pencarian (SAR) gabungan menemukan sejumlah barang milik korban. 

Arosuka, Rakyatterkini.com – Upaya pencarian warga yang masih hilang akibat banjir bandang atau galodo di Arosuka, Kabupaten Solok, mulai menemukan petunjuk. Tim SAR gabungan bersama Unit K9 Direktorat Samapta Polda Sumatera Barat menemukan sejumlah barang yang diduga milik salah satu korban.

Barang-barang tersebut ditemukan sekitar pukul 11.30 WIB, Kamis (24/9/2026), di area belakang Kantor BKPSDM, Kompleks Perkantoran Bupati Solok. Barang itu diketahui milik Agusral (59), yang sebelumnya sempat ditulis Agusra.

Petugas K9 mengidentifikasi beberapa barang pribadi korban, di antaranya celana panjang berbahan katun berwarna hitam, dompet yang berisi dokumen identitas seperti KTP, STNK, kartu BPJS serta uang tunai. Selain itu, petugas juga menemukan sandal sebelah kanan dan bagian penutup kepala senter berwarna merah.

Direktur Samapta Polda Sumbar, AKBP Andre Anas, mengatakan temuan tersebut menjadi petunjuk bagi tim untuk mempersempit lokasi pencarian Agusral yang diduga masih berada di bawah timbunan material galodo.

“Tim K9 bersama personel Subdit Gassum berhasil menemukan barang-barang milik korban di sekitar kompleks perkantoran Bupati Solok. Selanjutnya, kami akan memaksimalkan penyisiran secara cermat di area tersebut,” kata Andre saat dikonfirmasi, Kamis (24/9).

Barang-barang yang ditemukan kemudian diamankan sementara oleh anak korban, Afilka Hazani (21), di lokasi kejadian.

Di sisi lain, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, meminta masyarakat tetap berhati-hati serta memberikan keleluasaan kepada petugas selama proses pencarian dan evakuasi berlangsung di kawasan bencana.

Ia menegaskan, kepolisian akan terus mengoptimalkan berbagai peralatan dan teknologi untuk membantu menemukan korban.

“Pihak keluarga masih mengalami duka dan syok. Karena itu, kami terus memberikan pendampingan secara persuasif. Setelah jeda istirahat siang, pencarian akan kembali dilanjutkan dengan menggunakan Radar Lidik Jiwa bantuan Slog Mabes Polri tahun 2026 untuk mendeteksi keberadaan korban secara lebih akurat di bawah material timbunan,” ujar Susmelawati.

Berdasarkan pantauan di lapangan, proses pencarian sempat dihentikan sementara untuk memberikan waktu istirahat bagi personel dan anjing pelacak K9. Hewan pelacak tersebut terlihat kelelahan setelah melakukan penyisiran di medan yang cukup berat sejak pagi.

Tim SAR gabungan dijadwalkan kembali melakukan pencarian setelah waktu istirahat siang berakhir.

Sebelumnya, galodo menerjang kawasan Arosuka pada Senin malam (21/9/2026). Peristiwa tersebut menyebabkan empat warga mengalami luka-luka dan dua orang lainnya dilaporkan hilang.

Empat warga yang terluka telah mendapatkan penanganan medis di rumah sakit. Sementara dua warga yang masih dalam pencarian adalah Dafi Arahman (21) dan Agusral (59).(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update