Arosuka, Rakyatterkini.com – Tim gabungan menemukan jenazah Daffi Arrahman (20), korban banjir bandang yang sebelumnya dilaporkan hilang di Kabupaten Solok. Korban ditemukan sekitar 10 kilometer dari titik awal bencana pada Selasa (22/9/2026).
Jenazah Daffi ditemukan di aliran sungai yang berada di wilayah Nagari Jawi-Jawi, Kecamatan Gunung Talang. Penemuan tersebut berawal dari informasi warga mengenai adanya seseorang yang diduga terseret arus sungai.
Kabag Ops Polres Solok AKP Indra KS membenarkan penemuan tersebut. Ia menyebut posisi korban cukup jauh dari lokasi terjadinya banjir bandang.
“Korban atas nama Dafi ditemukan sejauh 10 kilometer. Saat ini hasil identifikasi korban masih ditunggu,” ujarnya.
Setelah ditemukan, jenazah langsung dievakuasi oleh petugas untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut.
Di sisi lain, petugas masih mencari seorang warga lainnya yang hingga kini belum ditemukan, yakni Algusral (59), warga Nagari Koto Gaek Guguk, Kecamatan Gunung Talang.
Hingga Selasa malam, operasi pencarian terhadap Algusral masih berlangsung. Tim gabungan memperluas penyisiran ke sejumlah aliran sungai dan titik yang diperkirakan menjadi jalur material banjir bandang atau galodo.
Pencarian dilakukan dengan mempertimbangkan kemungkinan korban terbawa derasnya arus maupun tertimbun material lumpur, batu, kayu, dan longsoran.
Sebanyak 631 personel gabungan dilibatkan dalam operasi tersebut. Mereka berasal dari Basarnas, TNI, Polri, Brimob, BPBD, Satpol PP, Damkar, PMI, Dinas Kesehatan, PUPR, relawan, serta unsur masyarakat.
Untuk menunjang pencarian, petugas mengerahkan berbagai peralatan, di antaranya kendaraan penyelamatan, perlengkapan evakuasi dan medis, ekskavator, hingga drone thermal.
Operasi pencarian terhadap satu korban yang masih dinyatakan hilang terus dilanjutkan dengan memperluas area penyisiran di berbagai lokasi yang terdampak banjir bandang.(da*)


