Notification

×

Iklan

Iran Siapkan Pesan Keras Pezeshkian di PBB

Kamis, 24 September 2026 | 00:28 WIB Last Updated 2026-09-23T17:28:00Z

Iran mengirim sinyal keras pada pidato Presiden Masoud Pezeshkian 

Jakarta, Rakyatterkini.com – Pemerintah Iran memberikan sinyal bahwa Presiden Masoud Pezeshkian akan menyampaikan pesan tegas dalam pidatonya pada Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-81.

Wakil Presiden Pertama Iran Mohammad Reza Aref mengatakan Pezeshkian tiba di New York dengan bekal yang kuat untuk menghadapi tekanan Amerika Serikat sekaligus menyampaikan sikap Teheran kepada masyarakat internasional.

Dalam rapat kabinet Iran pada Rabu (23/9/2026) waktu setempat, Aref menyebut kunjungan Pezeshkian ke New York memiliki nilai strategis bagi negaranya.

Menurut dia, Presiden Iran berada dalam posisi yang kuat untuk menyampaikan pandangan negaranya di hadapan para pemimpin dunia melalui forum Majelis Umum PBB.

“Presiden berangkat ke New York dengan tangan penuh dan dalam pidatonya di Majelis Umum PBB juga akan memiliki posisi unggul,” ujar Aref, seperti dikutip dari situs informasi resmi pemerintah Iran.

Aref mengatakan forum PBB akan dimanfaatkan Pezeshkian untuk memaparkan perkembangan dan kemampuan Iran kepada komunitas internasional.

Ia juga menegaskan bahwa Iran akan menghadapi berbagai tekanan serta sanksi yang diberlakukan oleh negara-negara yang berseberangan dengan Teheran.

Iran Soroti Standar Ganda Lembaga Internasional

Dalam kesempatan yang sama, Aref menyampaikan kritik terhadap sejumlah lembaga internasional. Ia menilai Iran tidak semestinya menggantungkan harapan terlalu besar kepada institusi internasional karena, menurut pandangannya, lembaga-lembaga tersebut dipengaruhi kekuatan dominan dan menerapkan standar ganda.

Kendati demikian, Aref menegaskan Iran tetap akan menggunakan forum PBB untuk menyampaikan pandangannya.

Ia menyebut masih terdapat sejumlah negara dan kelompok di dunia yang terbuka untuk mendengarkan pesan dari Teheran.

“Kami dapat menyampaikan pesan kami kepada mereka dan menunjukkan kepada dunia keteguhan serta perlawanan Iran selama lima dekade terhadap sistem dominasi,” katanya.

Pernyataan Aref menunjukkan bahwa pemerintah Iran memandang lawatan Pezeshkian ke New York tidak hanya sebagai kunjungan diplomatik.

Forum PBB juga menjadi kesempatan bagi Teheran untuk menyampaikan pandangannya mengenai berbagai persoalan, termasuk konflik, tekanan internasional, serta hubungan Iran dengan Amerika Serikat.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update