Notification

×

Iklan

Gunung Ili Lewotolok Erupsi, Lava Pijar Meluncur 600 Meter

Senin, 28 September 2026 | 04:47 WIB Last Updated 2026-09-27T21:47:00Z

Gunung Ili Lewotolok di Lembata, NTT, erupsi dengan melontarkan lava pijar sejauh 600 meter

Jakarta, Rakyatterkini.com – Aktivitas vulkanik Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengalami peningkatan pada Minggu (27/9/2026) malam. Gunung api tersebut kembali mengalami erupsi yang ditandai dengan luncuran lava pijar hingga sekitar 600 meter dari bibir kawah ke arah tenggara.

Berdasarkan hasil pemantauan Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Ili Lewotolok, lava pijar yang keluar dari kawah meluncur menuju sektor tenggara yang berada di sekitar wilayah permukiman masyarakat.

Luncuran lava tersebut terpantau mengarah ke Desa Jontona, Kecamatan Ile Ape, dan Desa Baopukang, Kecamatan Ile Ape Timur.

Kendati aktivitas vulkanik masih terlihat dari lereng gunung, sebagian besar warga yang tinggal di sekitar kawasan tersebut masih bertahan di rumah masing-masing. Masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan serta mengikuti perkembangan informasi terkait aktivitas gunung api.

Petugas PGA Ili Lewotolok dalam laporan pemantauan Minggu malam menyebutkan, luncuran lava mencapai jarak sekitar 600 meter dari bibir kawah dan bergerak ke sektor tenggara, tepatnya menuju kawasan Jontona dan Baopukang. Pemantauan terhadap aktivitas gunung terus dilakukan secara intensif.

Saat ini, Gunung Ili Lewotolok masih berada pada status Level II atau Waspada. Masyarakat, pendaki, dan wisatawan diminta tidak melakukan aktivitas di dalam zona berbahaya dengan radius 2 hingga 3 kilometer dari pusat kawah.

Selain ancaman guguran lava, warga yang tinggal di sekitar lembah dan bantaran sungai juga diminta mewaspadai potensi banjir lahar hujan. Ancaman tersebut dapat meningkat apabila hujan deras terjadi di kawasan puncak gunung.

Masyarakat juga diimbau tidak mempercayai informasi yang sumbernya tidak jelas. Perkembangan aktivitas Gunung Ili Lewotolok hendaknya dipantau melalui informasi resmi Badan Geologi, PVMBG, serta pemerintah daerah.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update