Padang, Rakyatterkini.com – Wali Kota Padang Fadly Amran menjadi salah satu pembicara dalam Ideafest 2026, festival kreatif yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC).
Dalam forum yang dihadiri ratusan pelaku dan pemerhati ekonomi kreatif tersebut, Fadly membahas potensi kuliner Indonesia untuk berkembang menjadi bagian dari gastronomi dunia. Ia menyampaikan pandangannya dalam panel bertajuk “Can Indonesian Food Become a Global Cuisine?”
Fadly mengatakan Indonesia memiliki kekayaan kuliner yang sangat beragam dan dapat menjadi salah satu modal penting untuk memperkuat posisi bangsa di tingkat internasional.
Menurutnya, makanan khas daerah bisa diperkenalkan secara luas ke mancanegara tanpa harus menghilangkan karakter serta nilai budaya yang melekat di dalamnya.
Ia mencontohkan kuliner Padang sebagai salah satu bukti bahwa makanan tradisional Indonesia mampu diterima masyarakat dunia. Kehadiran rumah makan dan sajian Nasi Padang di berbagai negara menunjukkan bahwa cita rasa lokal dapat berkembang secara global dengan tetap mempertahankan identitasnya.
“Kuliner Padang sudah membuktikan bahwa makanan daerah bisa dikenal di dunia tanpa kehilangan jati dirinya. Nasi Padang bahkan sudah dapat ditemukan di Eropa, Amerika, Australia, dan berbagai wilayah lainnya,” ujar Fadly.
Keikutsertaan Fadly dalam Ideafest 2026 juga dimanfaatkan Pemerintah Kota Padang untuk memperkenalkan agenda pengembangan sektor budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif daerah.
Fadly mengungkapkan, Pemko Padang saat ini tengah mempersiapkan berbagai langkah untuk mendorong Kota Padang masuk dalam jejaring kota kreatif dunia. Salah satu target yang diupayakan adalah memperoleh status sebagai kota gastronomi melalui UNESCO Creative Cities Network (UCCN).
Menurutnya, pengakuan internasional tersebut berpotensi meningkatkan daya tarik Padang sebagai destinasi wisata. Wisatawan dari dalam maupun luar negeri diharapkan semakin tertarik datang untuk mengenal kuliner, budaya, serta berbagai potensi yang dimiliki Kota Padang.
Upaya tersebut tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan citra Padang di tingkat global, tetapi juga diharapkan memberikan dampak terhadap perkembangan ekonomi kreatif masyarakat.
Penguatan kuliner sebagai bagian dari daya tarik wisata dinilai dapat menjadi investasi jangka panjang. Dengan mengembangkan warisan gastronomi secara berkelanjutan, Padang diharapkan mampu memperkuat posisinya sebagai salah satu kota yang memiliki peran dalam perkembangan gastronomi Indonesia dan dunia.(da*)


