Notification

×

Iklan

BBM Diduga Oplosan, DPRD Padang Buka Suara

Senin, 28 September 2026 | 16:56 WIB Last Updated 2026-09-28T09:56:52Z

Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion

Padang, Rakyatterkini.com – Kabar mengenai bahan bakar minyak (BBM) yang diduga tercampur zat lain hingga menyebabkan kerusakan kendaraan membuat masyarakat Kota Padang resah. Sejumlah kendaraan dilaporkan mengalami gangguan, terutama pada bagian pompa bahan bakar.

Kerusakan tersebut disebut banyak terjadi pada kendaraan keluaran lama. Kondisi ini kemudian menjadi perhatian masyarakat dan memunculkan dugaan adanya masalah pada kualitas BBM yang digunakan.

Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, turut merespons persoalan tersebut saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Senin (28/9/2026).

Muharlion menyayangkan kejadian tersebut karena masyarakat menjadi pihak yang paling terdampak, terutama akibat biaya perbaikan kendaraan yang harus ditanggung.

“Yang pertama tentu kita sangat menyayangkan kejadian ini. Masyarakat jelas menjadi pihak yang dirugikan,” ujar Muharlion.

Ia juga menyatakan dukungannya terhadap proses penyelidikan yang dilakukan aparat kepolisian untuk mengetahui penyebab sebenarnya dari kerusakan kendaraan tersebut.

“Persoalan ini sudah ditangani kepolisian. Tentu kita sama-sama mengawal prosesnya dan menunggu bagaimana hasil penyelidikannya,” katanya.

Muharlion juga meminta adanya tindakan tegas apabila nantinya ditemukan pelanggaran terkait kualitas BBM. Menurutnya, sanksi harus diberikan secara transparan kepada pihak yang terbukti bertanggung jawab, baik dari internal Pertamina maupun pengelola SPBU.

“Kalau memang terbukti ada pelanggaran, tentu harus ada sanksi tegas. Apakah itu dari pihak Pertamina atau SPBU, semuanya harus diproses sesuai ketentuan,” tegasnya.

Terkait hasil pemeriksaan awal Pertamina yang menyebut belum ditemukan adanya bahan asing dalam sampel BBM, Muharlion memilih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang.

Untuk memastikan persoalan tersebut mendapat penjelasan yang jelas, DPRD Kota Padang juga berencana memanggil pihak terkait. Koordinasi dengan Komisi II akan dilakukan untuk meminta keterangan langsung dari Pertamina.

“Nanti kita koordinasikan dengan Komisi II untuk memanggil pihak Pertamina dan meminta klarifikasi secara resmi,” ungkap Muharlion.

Masyarakat kini masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian terkait dugaan masalah BBM tersebut. DPRD Kota Padang juga diharapkan dapat memastikan adanya langkah konkret untuk menjaga kualitas dan keamanan BBM yang beredar di wilayah tersebut.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update