Pariaman, Rakyatterkini.com – Prestasi membanggakan ditorehkan atlet panahan berkuda dari Komunitas Pariaman Archery Equestrian (Paraquest). Enam atlet yang tampil pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Berkuda Memanah III 2026 di Bogor, Jawa Barat, berhasil membawa pulang tiga medali.
Kejurnas tersebut digelar pada 17 hingga 20 September 2026. Dari enam atlet yang dikirim, tiga di antaranya sukses meraih medali.
Para atlet kemudian diterima langsung oleh Wali Kota Pariaman Yota Balad dan Wakil Wali Kota Mulyadi di Ruang Kerja Wali Kota, Rabu (23/9/2026).
Pertemuan itu turut dihadiri Ketua KONI Kota Pariaman Edison TRD, Asisten I Elfis Candra, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Hertati Taher, Kepala Dinas Pariwisata Ferialdi serta jajaran pelatih.
Dalam kesempatan tersebut, Yota Balad memberikan apresiasi atas kerja keras para atlet yang telah mengharumkan nama Kota Pariaman melalui prestasi di tingkat nasional.
Ia menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam perjuangan kontingen, mulai dari atlet, joki, pelatih hingga pemilik kuda yang telah mendukung persiapan menghadapi kejuaraan.
Menurut Yota, prestasi tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Kota Pariaman, tetapi juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah mengembangkan potensi sport tourism.
Ia menilai olahraga panahan berkuda memiliki daya tarik tersendiri karena memadukan keterampilan memanah, ketangkasan berkuda, serta unsur pertunjukan yang menarik.
“Pemerintah Kota Pariaman akan terus mendukung perkembangan olahraga prestasi, termasuk panahan berkuda,” kata Yota.
Ia juga meminta atlet yang belum berhasil meraih medali agar tidak berkecil hati dan menjadikan hasil kejuaraan sebagai pengalaman untuk meningkatkan kemampuan.
“Kepada atlet yang belum mendapatkan medali, tetap semangat. Jadikan hasil ini sebagai bahan evaluasi dan terus berlatih untuk menghadapi kejuaraan berikutnya,” ujarnya.
Sementara itu, Pelatih Paraquest, Edo, mengatakan dari enam atlet Pariaman yang mengikuti Kejurnas Berkuda Memanah III 2026, tiga atlet berhasil meraih medali.
“Alhamdulillah, satu atlet meraih emas dan dua lainnya memperoleh medali perunggu. Selain medali, para atlet juga mendapatkan sertifikat dan tabungan,” jelas Edo.
Medali emas diraih pada nomor Fast Shooting atau menembak cepat. Sementara dua medali perunggu masing-masing diperoleh pada kategori berkuda memanah dan Triple Shoot, yakni menembak tiga sasaran dalam satu lintasan.(da*)


