Notification

×

Iklan

Al Harris Umrah Resmi Hadir di Kota Padang

Minggu, 27 September 2026 | 20:29 WIB Last Updated 2026-09-27T13:29:00Z

Wali Kota Padang, Fadly Amran, meresmikan Grand Opening Al Harris Umrah

Padang, Rakyatterkini.com – Potensi ekonomi dari aktivitas perjalanan ibadah umrah di Sumatera Barat terus berkembang. Kondisi tersebut mendorong munculnya berbagai inovasi usaha yang mencoba menggabungkan kebutuhan perjalanan religi dengan aktivitas masyarakat perkotaan.

Salah satu inovasi tersebut hadir di Kota Padang melalui Al Harris Umrah, Oleh-oleh Umrah & Coffee yang resmi dibuka di Jalan Taman Siswa Nomor 31, Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara, Minggu (27/9/2026).

Berbeda dari biro perjalanan umrah pada umumnya, Al Harris mengusung konsep terpadu. Selain menyediakan layanan perjalanan ibadah, tempat tersebut juga menjadi ruang berkumpul, kedai kopi, sekaligus pusat penjualan berbagai buah tangan dari Tanah Suci.

Peresmian usaha tersebut ditandai dengan pengguntingan pita oleh Wali Kota Padang Fadly Amran bersama pendiri sekaligus pemilik Al Harris, Harris Seswitra.

Acara peresmian turut dihadiri sejumlah unsur pemerintahan dan pemangku kepentingan. Di antaranya Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang, Kepala UPT Asrama Haji Kelas I Padang, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Kepala DPMPTSP, Kepala Bagian Kesra Setda Kota Padang, Camat Padang Utara, serta tokoh masyarakat.

Potensi ekonomi dari sektor perjalanan umrah di Sumatera Barat dinilai cukup besar. Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kota Padang melalui Kepala Seksi Pemberdayaan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah, Rizki Ronaldi, menyebut sekitar 40.000 jemaah berangkat melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM) setiap tahunnya.

Jika kebutuhan operasional dan perlengkapan setiap jemaah rata-rata mencapai Rp30 juta, maka nilai perputaran ekonomi yang dihasilkan dari aktivitas tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp1,2 triliun dalam setahun.

Besarnya potensi tersebut menjadi salah satu peluang yang ingin dimanfaatkan Al Harris dengan menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dan nyaman bagi masyarakat.

Harris Seswitra mengatakan, usaha yang dibangunnya tidak hanya diarahkan sebagai tempat melakukan transaksi perjalanan umrah. Ia ingin Al Harris menjadi ruang interaksi sekaligus tempat masyarakat mendapatkan berbagai kebutuhan sebelum maupun setelah menjalankan ibadah ke Tanah Suci.

“Kami ingin Al Harris menjadi tempat kecil yang memberikan manfaat besar, menjadi ruang orang bertemu dan bersilaturahmi, sekaligus menjadi salah satu jalan bagi semakin banyak saudara kita untuk mengunjungi Tanah Suci,” ujar Harris.

Untuk mendukung konsep tersebut, Al Harris menyediakan berbagai layanan dalam satu lokasi. Masyarakat dapat berkonsultasi dan mendaftarkan perjalanan umrah sambil menikmati kopi. Selain itu, tersedia perlengkapan ibadah, layanan aktivasi roaming internasional, serta berbagai produk oleh-oleh, mulai dari kurma, air zamzam, kacang Arab hingga suvenir khas Tanah Suci.

Konsep usaha yang turut melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) itu mendapat apresiasi dari Wali Kota Padang Fadly Amran.

Menurutnya, keberadaan Al Harris dapat menjadi bagian dari penguatan ekosistem ekonomi syariah sekaligus membuka ruang kolaborasi antara sektor usaha, pariwisata, dan UMKM di Kota Padang.

“Pemerintah Kota (Pemko) Padang siap memberikan dukungan melalui pelayanan, fasilitas mediasi, dan kemudahan usaha bagi pelaku tour and travel serta UMKM. Kami mendorong pelaku usaha mengintegrasikan layanan dengan potensi wisata dan ekonomi daerah,” kata Fadly.

Fadly juga mendorong pelaku usaha perjalanan wisata agar tidak hanya berorientasi mengirim masyarakat Sumatera Barat ke luar negeri. Menurutnya, sektor tour and travel juga memiliki peluang untuk mendatangkan wisatawan dari luar daerah maupun mancanegara ke Kota Padang.

Ia berharap sinergi antara wisata religi dan sektor pariwisata lainnya dapat terus dikembangkan, termasuk dengan potensi kuliner yang dimiliki Kota Padang.

“Bukan hanya mengantarkan masyarakat ke Baitullah, tour and travel juga diharapkan membawa wisatawan dari luar daerah dan mancanegara ke Kota Padang. Hal ini sejalan dengan upaya memperkuat Padang sebagai kota gastronomi dunia,” pungkasnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update