Notification

×

Iklan

50 Ribu Buruh Menuju Thamrin

Kamis, 24 September 2026 | 23:44 WIB Last Updated 2026-09-24T16:56:43Z

Massa buruh dari Bekasi bergerak menuju Jakarta untuk demo 

Jakarta, Rakyatterkini.com – Ribuan pekerja dari Bekasi mulai bergerak menuju Jakarta pada Kamis (24/9/2026) pagi. Massa tersebut berangkat dari wilayah Kota Bekasi untuk mengikuti aksi unjuk rasa yang dipusatkan di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Dalam unggahan akun Instagram @infobekasi, tampak rombongan buruh melakukan konvoi menggunakan sepeda motor dan kendaraan roda empat. Sebelum bertolak ke Jakarta, mereka berkumpul di kawasan Jalan Bulevar Utara, Kota Bekasi.

Ketua DPC Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kota Bekasi, Yusuf, menyampaikan bahwa pihaknya akan bergabung dengan kelompok buruh lainnya dalam aksi tersebut. Mereka berencana menyampaikan petisi kepada pemerintah di Istana.

“Hari ini kita total dari setiap wilayah, Bekasi, kemudian Tangerang, Jawa Barat, ini kurang lebih ada 50.000 massa aksi yang bersama-sama menuju ke Thamrin untuk menyerahkan petisi di Istana,” ujar Yusuf dalam keterangan yang dikutip dari unggahan tersebut.

Aksi buruh itu merupakan bagian dari tuntutan agar penyusunan regulasi baru mengenai perlindungan tenaga kerja turut mempertimbangkan kepentingan dan hak para pekerja.

Di sisi lain, Polda Metro Jaya telah menyiapkan pengaturan lalu lintas untuk mengantisipasi dampak aksi demonstrasi di sejumlah ruas jalan Jakarta. Rekayasa lalu lintas akan diberlakukan secara situasional sesuai kondisi arus kendaraan di lapangan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan pengaturan tersebut dilakukan untuk memberikan ruang bagi massa menyampaikan aspirasi sekaligus menjaga kelancaran aktivitas masyarakat.

“Rekayasa lalu lintas diterapkan secara situasional berdasarkan kondisi arus lalu lintas, dengan tujuan untuk memberikan ruang kepada saudara-saudara kita yang akan menyampaikan pendapat di muka umum, begitu juga dengan aktivitas mobilitas masyarakat lainnya yang melaksanakan kegiatan sehari-hari,” kata Budi kepada wartawan, Kamis.

Untuk pengamanan aksi, sebanyak 26.386 personel gabungan dikerahkan. Mereka berasal dari unsur Kepolisian, TNI, Pemprov DKI Jakarta, serta sejumlah instansi terkait.

Personel tersebut ditempatkan di beberapa titik. Sebanyak 4.020 personel berada di kawasan Monas, 4.051 personel di Bundaran HI, dan 3.663 personel disiagakan di DPR/MPR RI. Sementara itu, 8.914 personel ditempatkan untuk penyekatan dan FKPMS, 2.055 personel bertugas dalam pengamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas, 1.841 personel untuk penegakan hukum, serta 600 personel bersiaga di Mapolda.

Pengamanan juga diperkuat dengan 412 personel Tim Patroli Wilayah, 296 personel di kawasan TMII, 197 personel di Kementan dan Danantara, 140 personel di Semanggi, 102 personel di Komnas HAM dan Pengadilan Tinggi, 62 personel patroli pengawalan unjuk rasa, serta 33 personel pimpinan utama yang bertanggung jawab dalam pengamanan.

Budi mengimbau warga yang tidak memiliki keperluan di sekitar lokasi aksi untuk mengatur waktu perjalanan dan menggunakan jalur alternatif. Masyarakat juga diminta memantau informasi lalu lintas melalui media sosial TMC Polda Metro Jaya serta mematuhi arahan petugas di lapangan.

Menurutnya, pengaturan lalu lintas dapat berubah sewaktu-waktu menyesuaikan situasi terkini.

Untuk masyarakat dari Jakarta Barat yang hendak menuju Monas, sejumlah jalur alternatif yang dapat dipertimbangkan antara lain Tomang, Suryopranoto, dan Harmoni.

Sementara dari Jakarta Selatan, pengguna jalan dapat memilih rute melalui Jalan Tendean, HR Rasuna Said, HOS Cokroaminoto hingga Tugu Tani. Pengendara dari Jakarta Timur dapat melintasi Jatinegara, Kramat Raya, dan Tugu Tani.

Adapun pengguna jalan dari kawasan Semanggi yang hendak menuju Slipi atau Tomang dapat mempertimbangkan rute Bendungan Hilir, Pejompongan, hingga Jalan Letjen S Parman.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update