Notification

×

Iklan

300 Atlet Ikuti Kejurnas Tenis Junior TDP di Padang

Senin, 28 September 2026 | 19:22 WIB Last Updated 2026-09-28T12:22:00Z

Sekitar 300 atlet dari 60 kabupaten/kota di Indonesia

Padang, Rakyatterkini.com — Sekitar 300 atlet dari 60 kabupaten/kota di Indonesia ambil bagian dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tenis Junior TDP yang berlangsung di lapangan tenis outdoor PT Semen Padang. Ajang tersebut resmi dibuka pada Minggu (27/9/2026) sore oleh Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), Indrieffouny Indra.

Kejurnas ini merupakan hasil kolaborasi Semen Padang Tenis Club dengan Irawati Moerid Tenis Club (IMTC) dan digelar dalam dua rangkaian. Seri pertama, IMTC Piala Andre Rosiade, berlangsung 26–30 September 2026. Sementara seri kedua, IMTC Semen Padang Cup II, dijadwalkan pada 1–5 Oktober 2026.

Seremoni pembukaan ditandai dengan service pertama yang dilakukan Indrieffouny Indra dan diterima oleh Irawati Moerid. Kegiatan tersebut turut disaksikan jajaran manajemen PT Semen Padang, peserta turnamen, pelatih, serta pengurus tenis.

Setelah acara pembukaan, pertandingan eksibisi digelar di lapangan tenis indoor PT Semen Padang. Indrieffouny berpasangan dengan Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino, sedangkan lawannya adalah Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar yang berduet dengan Direktur Operasi PT Semen Padang Andria Delfa.

Peserta Datang dari Berbagai Daerah

Irawati Moerid menyebut keikutsertaan ratusan atlet dari berbagai wilayah menjadi gambaran besarnya antusiasme terhadap kompetisi tenis junior. Peserta tidak hanya berasal dari Sumatera Barat maupun sejumlah daerah lain di Sumatera, tetapi juga datang dari Pulau Jawa hingga Gorontalo.

Menurut Irawati, turnamen tersebut menjadi penyelenggaraan kedua yang mempertemukan IMTC dengan Semen Padang Tenis Club. Keberadaan atlet dari berbagai daerah dinilai memberikan suasana kompetitif sekaligus kesempatan bagi pemain muda untuk menambah jam terbang.

“Semua bersemangat dan mempunyai tujuan yang sama untuk bertanding dan menjadi juara. Namun, tidak semua peserta bisa menjadi juara. Yang terpenting adalah proses berlatih dan membangun mental melalui pertandingan,” ujar Irawati.

Mantan atlet nasional peraih medali emas dan perunggu SEA Games 1997 itu menekankan pentingnya pertandingan dalam pembentukan seorang atlet. Menurutnya, keterampilan yang didapat selama latihan harus diuji dalam situasi kompetisi agar pemain terbiasa menghadapi tekanan.

“Tidak ada juara tanpa kompetisi,” katanya.

Selain pengalaman bertanding, peserta juga berkesempatan mengumpulkan poin sesuai hasil pertandingan dan kelompok umur. Poin tersebut diperbarui setiap bulan oleh Pengurus Besar Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PB PELTI) dan tetap menjadi bagian dari catatan pemain saat mereka naik ke kelompok usia berikutnya.

“Jadi, turnamen ini bukan hanya sekadar pertandingan, tetapi juga memberikan pengalaman dan kesempatan kepada pemain untuk mendapatkan poin,” tutur Irawati.

26 Kategori Dipertandingkan

Kejurnas Tenis Junior TDP mempertandingkan nomor putra dan putri, baik kategori tunggal maupun ganda. Kelompok umur yang tersedia antara lain KU-8 Red Ball, Orange Ball+1, KU-10, KU-12, KU-14, KU-16, hingga KU-18.

Secara keseluruhan, terdapat 26 kategori yang diperlombakan dalam rangkaian kejuaraan tersebut.

Irawati juga mengapresiasi dukungan SIG, PT Semen Padang, serta anggota DPR RI Andre Rosiade terhadap pelaksanaan turnamen. Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak diperlukan agar kompetisi tenis usia muda dapat terus berkesinambungan.

Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar mengatakan, kejurnas tersebut menjadi salah satu sarana untuk menyediakan ruang kompetisi bagi atlet muda. Ia berharap ajang ini tidak hanya melahirkan pemenang di masing-masing kategori, tetapi juga menjadi tempat munculnya pemain yang mampu berkembang ke level lebih tinggi.

“Kami berharap kejurnas ini dapat melahirkan banyak bibit atlet muda yang memiliki kemampuan, mental bertanding, dan karakter untuk berkembang ke jenjang yang lebih tinggi. Artinya, tidak hanya berprestasi di tingkat daerah, tetapi juga nasional dan internasional,” ujar Pri Gustari.

Ia mengingatkan para peserta agar memanfaatkan setiap pertandingan sebagai sarana menguji kemampuan sekaligus belajar. Sportivitas juga harus tetap menjadi bagian penting selama kompetisi berlangsung.

“Menang atau kalah merupakan bagian dari pertandingan, tetapi karakter dan semangat juang adalah nilai yang akan selalu melekat dalam diri kalian,” katanya.

Masuk Program Pembinaan SIG

Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra menjelaskan, dukungan perusahaan terhadap Kejurnas Tenis Junior TDP merupakan bagian dari komitmen SIG dalam pembinaan olahraga, terutama pengembangan atlet sejak usia dini.

Ia menilai tenis membutuhkan pembinaan yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Kompetisi usia muda, menurutnya, menjadi sarana penting untuk memberikan pengalaman bertanding sekaligus melihat perkembangan para calon atlet.

“SIG mendukung kegiatan ini karena kami ingin olahraga tenis semakin dikenal dan berkembang di masyarakat, terutama di kalangan usia dini,” ujar Indrieffouny.

Ia berharap kompetisi tersebut dapat menjadi wadah untuk menemukan sekaligus mengembangkan talenta-talenta tenis muda yang nantinya mampu membawa nama daerah maupun Indonesia di berbagai ajang.

“Harapan kami, melalui kejurnas ini akan lahir bibit-bibit atlet yang kelak bisa berprestasi di tingkat nasional dan internasional,” tuturnya.

Indrieffouny menambahkan, rangkaian Kejurnas Tenis Junior TDP tidak hanya berlangsung di Padang. Kompetisi yang mendapat dukungan SIG tersebut juga digelar di beberapa kota lain dengan melibatkan anak perusahaan SIG di wilayah masing-masing.

Untuk dua seri yang berlangsung di Padang, dukungan diberikan melalui PT Semen Padang sebagai bagian dari SIG. Selanjutnya, rangkaian turnamen dilaksanakan di Palembang, Surabaya, dan Makassar dengan dukungan anak perusahaan SIG yang berada di masing-masing daerah.

Rangkaian kompetisi tersebut rencananya ditutup pada akhir tahun melalui IMTC Piala Gemoy II.

“Setelah di Padang, Palembang, Surabaya, dan Makassar, SIG akan menutup rangkaian kejurnas ini pada akhir tahun dengan menggelar IMTC Piala Gemoy II,” kata Indrieffouny.

Menurutnya, penyelenggaraan di sejumlah daerah diharapkan semakin membuka peluang bagi atlet junior untuk mendapatkan pengalaman kompetisi, membangun mental bertanding, serta mengukur kemampuan mereka saat menghadapi pemain dari berbagai daerah.

“Dengan keterlibatan peserta dari berbagai daerah, kami berharap kejurnas ini dapat menjadi ruang pertemuan bagi atlet-atlet muda untuk berkompetisi, membangun mental bertanding, serta mengukur kemampuan mereka dengan peserta dari daerah lain,” pungkasnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update