Notification

×

Iklan

136 Siswa SMAN 1 Tunjungan Diduga Keracunan MBG

Selasa, 08 September 2026 | 20:59 WIB Last Updated 2026-09-08T13:59:00Z

Sebanyak 136 siswa keracunan setelah menyantap menu (MBG). 

Jakarta, Rakyatterkini.com — Sebanyak 136 siswa dan satu guru SMAN 1 Tunjungan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, dilaporkan mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Keluhan yang muncul di antaranya mual, pusing, sakit perut, hingga diare.

Enam siswa yang kondisinya cukup lemah kemudian dibawa ke klinik kesehatan untuk memperoleh perawatan. Proses evakuasi dilakukan menggunakan ambulans dan kendaraan polisi. Sementara itu, siswa lain yang mengalami keluhan diperiksa oleh petugas kesehatan di aula sekolah.

Salah seorang siswa, Silfia Eka, mengatakan sejumlah siswa mengalami gejala yang hampir sama. Menurutnya, diare sudah dirasakan sejak Senin (7/9/2026) malam, sedangkan keluhan pusing mulai muncul pada Selasa pagi.

"Keluhannya mual, diare, pusing. Kalau diarenya dari tadi malam, tapi kalau pusingnya mulai tadi pagi. Terakhir makan MBG, menunya ayam ungkep kuning," kata Silfia, Selasa (8/9/2026).

Kepala SMAN 1 Tunjungan, Yuni Ni'wa, menyebut munculnya keluhan tersebut diduga berkaitan dengan makanan MBG yang diterima para siswa sehari sebelumnya.

"Rata-rata gejalanya sama, sakit perut," ujar Yuni.

Meski demikian, gejala kesehatan tersebut tidak muncul sesaat setelah makanan dikonsumsi. Keluhan mulai dirasakan para siswa pada Senin malam dan berlanjut hingga Selasa pagi.

Tiga siswa bahkan tidak dapat mengikuti kegiatan belajar di sekolah karena mengalami diare. Menindaklanjuti kondisi tersebut, pihak sekolah berkoordinasi dengan petugas kesehatan untuk melakukan pemeriksaan terhadap siswa yang mengalami gangguan kesehatan.

Pada Senin, menu MBG yang dibagikan kepada siswa terdiri dari ayam goreng, tempe, sayur sop brokoli, serta buah. Namun, penyebab pasti munculnya keluhan kesehatan tersebut belum dapat dipastikan dan masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

Sebagai langkah sementara, distribusi MBG untuk SMAN 1 Tunjungan pada Selasa dihentikan. Keputusan itu diambil setelah sejumlah siswa dan seorang guru mengalami keluhan kesehatan.

Penanganan terhadap siswa yang sakit masih dilakukan oleh pihak terkait. Kondisi mereka juga terus dipantau guna memastikan setiap siswa memperoleh penanganan medis sesuai dengan kebutuhannya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update