
Jakata, Rakyatterkini.com – Kericuhan melibatkan dua kelompok suporter sepak bola terjadi di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, pada Selasa (11/8/2026) dini hari. Dalam insiden tersebut, massa membakar satu kendaraan patroli kepolisian dan menggulingkan sejumlah kendaraan dinas lainnya.
Peristiwa berlangsung di Jalan Raya Malang-Surabaya, Desa Ngadimulyo, Kecamatan Sukorejo. Situasi di lokasi sempat mencekam dan terekam dalam sejumlah video yang beredar.
Berdasarkan informasi sementara, sekitar 200 suporter sedang dalam perjalanan kembali setelah menghadiri perayaan ulang tahun klub mereka di Malang. Rombongan tersebut melaju dari arah selatan menuju utara.
Saat melintasi kawasan Sukorejo, rombongan itu bertemu dengan sekitar 500 suporter lain yang bergerak dari arah Surabaya menuju selatan. Pertemuan kedua kelompok kemudian berkembang menjadi aksi saling bentrok.
Untuk mencegah kerusuhan meluas, polisi mengarahkan rombongan suporter dari Malang masuk ke Mapolsek Sukorejo. Namun, langkah tersebut belum mampu meredam situasi. Massa dari arah Surabaya justru melakukan aksi anarkistis di sekitar lokasi.
Dalam kericuhan itu, sebuah mobil patroli polisi dibakar. Selain itu, kendaraan dinas kepolisian lainnya turut menjadi sasaran dan digulingkan oleh massa.
Kapolres Pasuruan AKBP Agung Harto Cahyo membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan salah satu kendaraan dinas kepolisian terbakar dalam insiden yang terjadi pada malam hingga dini hari itu.
Kerusuhan juga diwarnai aksi pelemparan batu. Sejumlah pengguna jalan dan anggota kepolisian dilaporkan terkena lemparan. Beberapa warga bahkan mengalami luka akibat kejadian tersebut.
Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab utama bentrokan. Dugaan awal menyebutkan kericuhan dipicu persoalan antara kedua kelompok suporter, tetapi aparat masih mendalami rangkaian kejadian untuk memastikan pemicu sebenarnya.
"Kami masih selidiki dan cari tahu kronologi lengkap," kata Agung.
Polisi juga terus mengusut aksi pembakaran serta perusakan kendaraan dinas yang terjadi di lokasi. Situasi baru dapat dikendalikan setelah satu kompi Brimob dari Porong, Sidoarjo, diterjunkan untuk membantu pengamanan.
Kendaraan patroli yang rusak selanjutnya dibawa ke Mapolres Pasuruan. Sementara itu, penjagaan di Mapolsek Sukorejo diperketat sebagai langkah antisipasi apabila terjadi aksi susulan.(da*)

