Notification

×

Iklan

Wabup Tanah Datar Pimpin Apel Sensus Ekonomi 2026

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:57 WIB Last Updated 2026-06-17T12:58:06Z


Tanah Datar, Rakyatterkini.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tanah Datar menggelar Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 (SE 2026) yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly,, di halaman Kantor BPS Tanah Datar, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, Kepala BPS Tanah Datar, Plt Asisten Administrasi Umum Dedi Tri Widono, sejumlah kepala OPD terkait, jajaran BPS, serta ratusan petugas Sensus Ekonomi 2026.

Apel siaga ini menjadi langkah awal penting dalam memperkuat sinergi antara BPS, pemerintah daerah, mitra statistik, serta seluruh pemangku kepentingan untuk menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Tanah Datar.

Dalam rangkaian kegiatan juga dilakukan pencanangan resmi SE 2026, penyematan atribut kepada petugas sensus, serta penandatanganan komitmen bersama sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan sensus.

Wakil Bupati Ahmad Fadly menegaskan bahwa data yang valid, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan merupakan dasar utama dalam perumusan kebijakan pembangunan daerah.

Ia menekankan bahwa data yang dikumpulkan harus mencerminkan kondisi sebenarnya tanpa rekayasa atau kepentingan tertentu.

“Data harus apa adanya, jujur, dan sesuai kondisi di lapangan. Tidak boleh ada tekanan maupun kepentingan pihak tertentu. Data inilah yang akan menjadi dasar dalam menyusun kebijakan pembangunan daerah,” tegasnya.

Menurutnya, hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi acuan penting pemerintah dalam menyusun program yang lebih tepat sasaran, khususnya bagi pelaku usaha di Tanah Datar.

Dengan data yang akurat, pemerintah diharapkan dapat memberikan dukungan yang sesuai agar sektor usaha di daerah tersebut semakin berkembang dan berdaya saing.

Ia juga menyoroti perubahan pola ekonomi masyarakat yang kini banyak beralih ke sistem digital.

Menurutnya, kondisi toko fisik yang tampak sepi tidak selalu mencerminkan penurunan aktivitas ekonomi, karena banyak transaksi kini berlangsung melalui platform daring dan marketplace.

“Perkembangan digital ini bukan untuk dihindari, tetapi harus dimanfaatkan. UMKM dan pelaku usaha perlu beradaptasi agar bisa memperluas pasar melalui teknologi,” ujarnya.

Wabup juga mengajak masyarakat dan pelaku usaha untuk mendukung pelaksanaan sensus dengan menerima petugas pendata serta memberikan informasi yang benar dan lengkap.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Tanah Datar, Taufik Amnul Hayat, menyampaikan bahwa pelaksanaan SE 2026 melibatkan 458 petugas yang akan melakukan pendataan mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

Pendataan tersebut mencakup seluruh sektor usaha, mulai dari skala rumah tangga, UMKM, hingga perusahaan besar.

Ia berharap masyarakat dapat berpartisipasi aktif dengan memberikan data yang jujur agar hasil sensus benar-benar mencerminkan kondisi perekonomian daerah secara akurat.(Farid)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update