Notification

×

Iklan

Sensus Ekonomi 2026 Jadi Dasar Kebijakan di Padang

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:24 WIB Last Updated 2026-06-17T22:24:00Z

Sensus Ekonomi 2026 Mulai 15 Juni – 31 Agustus

Padang, Rakyatterkini.com– Pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kota Padang tidak hanya dipandang sebagai kegiatan pendataan biasa, tetapi memiliki peran penting sebagai dasar penyusunan kebijakan ekonomi di tingkat nasional maupun daerah.

Hal ini disampaikan Wali Kota Padang, Fadly Amran, saat memimpin Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 yang digelar oleh Badan Pusat Statistik Kota Padang di Lapangan Upacara Balai Kota Padang, Aie Pacah, pada Rabu (17/6/2026).

Fadly menegaskan bahwa data hasil sensus akan menjadi acuan strategis pemerintah dalam merancang berbagai kebijakan ekonomi yang lebih tepat sasaran. Mulai dari pemberian stimulus, pengurusan izin usaha, pengembangan UMKM, hingga program pemberdayaan masyarakat.

Ia menekankan pentingnya keakuratan data dalam proses pengambilan keputusan. Menurutnya, tanpa data yang valid, kebijakan yang dibuat berisiko tidak sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Selain itu, ia menyebutkan bahwa manfaat sensus tidak hanya dirasakan oleh pemerintah, tetapi juga oleh masyarakat, khususnya pelaku usaha. Data yang lengkap dan akurat memungkinkan pemerintah menyusun program yang lebih sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.

Sementara itu, Kepala BPS Kota Padang, Dessi Febriyanti, menjelaskan bahwa pelaksanaan SE 2026 berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Kegiatan ini melibatkan 608 petugas mitra sensus serta 42 personel BPS.

Pendataan akan mencakup seluruh sektor usaha, mulai dari usaha berskala besar hingga usaha rumahan, termasuk usaha berbasis digital. Informasi yang dikumpulkan meliputi jenis usaha, tingkat produksi, omzet, jumlah tenaga kerja, serta karakteristik usaha lainnya.

Dessi juga menekankan bahwa kualitas data sangat bergantung pada partisipasi masyarakat. Ia mengimbau warga untuk menerima petugas sensus dan memberikan jawaban secara jujur.

“Dengan mengusung slogan TIR, yaitu Terima petugas, Isi dengan benar dan jujur, serta Rahasia. Kami menjamin seluruh data yang diberikan masyarakat akan dijaga kerahasiaannya,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui Sensus Ekonomi 2026, pemerintah diharapkan memiliki basis data yang kuat untuk menyusun kebijakan ekonomi yang lebih efektif, tepat sasaran, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif di Kota Padang.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update