Notification

×

Iklan

Padang Perkuat Keamanan Pangan Menuju Target 2026

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:25 WIB Last Updated 2026-06-19T22:25:00Z

Kepala Bappeda Kota Padang, Swesti Fanloni.

Padang, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kota Padang terus memperkuat upaya dalam menjamin keamanan pangan bagi seluruh masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui evaluasi kinerja lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai bagian dari target meraih predikat Kabupaten/Kota Pangan Aman pada tahun 2026.

Sebagai daerah yang mengandalkan sektor pariwisata berkelanjutan serta kekayaan kuliner, aspek keamanan pangan tidak hanya sebatas formalitas administrasi. Lebih dari itu, hal ini menjadi fondasi penting dalam memperkuat citra kota di tingkat nasional maupun internasional sebagai destinasi dengan standar makanan yang berkualitas dan terpercaya.

Dalam rangka memastikan capaian tersebut berjalan optimal, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Padang menggelar kegiatan pendampingan pengisian instrumen penilaian Kota Pangan Aman bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Padang. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Bappeda pada Kamis (18/6/2026), sebagai tindak lanjut dari pertemuan antara Kepala BBPOM Padang dan Sekretaris Daerah Kota Padang sebelumnya.

Kepala Bappeda Kota Padang, Swesti Fanloni, menegaskan pentingnya evaluasi bukti kinerja dari setiap OPD. Menurutnya, langkah ini diperlukan agar seluruh program tetap sejalan dengan arah pembangunan daerah.

Ia menyampaikan bahwa keselarasan kerja antar perangkat daerah menjadi kunci dalam menciptakan sistem pangan yang aman. Sinergi tersebut diharapkan mampu memastikan seluruh produk pangan yang beredar di Kota Padang layak dan aman dikonsumsi masyarakat.

Proses penilaian mandiri ini melibatkan sejumlah instansi strategis yang berperan dalam pengelolaan rantai pasok serta kesehatan masyarakat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Srikurnia Yati, serta perwakilan Dinas Perdagangan, yakni Kepala Bidang Pengendalian Barang Pokok dan Penting, Edrian Edward.

Sementara itu, tim BBPOM Padang yang diwakili oleh Pengawas Farmasi dan Makanan (PFM) Ahli, Asfrianti dan Reni Septrianti, memberikan pendampingan teknis guna memastikan setiap OPD dapat menyusun data secara lengkap dan akurat.

Asfrianti menekankan bahwa kelengkapan data menjadi indikator penting yang mencerminkan kinerja nyata di lapangan. Ia berharap seluruh OPD dapat memenuhi kebutuhan data secara maksimal demi mendukung Kota Padang meraih predikat terbaik dalam program Kota Pangan Aman 2026.

Reni Septrianti juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor tanpa adanya ego sektoral. Menurutnya, partisipasi aktif seluruh OPD sangat menentukan keberhasilan pengisian instrumen penilaian secara optimal.

Dengan adanya pendampingan yang intensif, pihaknya optimistis Kota Padang mampu mencapai hasil terbaik sekaligus mempertahankan capaian tersebut di masa mendatang.

Melalui kerja sama yang solid antarinstansi, diharapkan sistem pangan di Kota Padang semakin terjamin kualitas dan keamanannya. Hal ini tidak hanya memberikan rasa aman bagi masyarakat lokal, tetapi juga meningkatkan kepercayaan wisatawan yang berkunjung.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update