Jakarta, Rakyatterkini.com – Konflik antara Israel dan kelompok Hizbullah dilaporkan memasuki babak baru setelah kedua pihak menyepakati gencatan senjata. Kesepakatan tersebut disebut mulai diberlakukan pada Jumat (19/6/2026) pukul 16.00 waktu setempat.
Informasi ini disampaikan oleh seorang pejabat senior Amerika Serikat kepada kantor berita Reuters secara anonim. Ia menjelaskan bahwa kedua pihak telah menyetujui penghentian sementara aksi saling serang yang sebelumnya terus meningkat dalam beberapa waktu terakhir.
Pejabat tersebut menyebutkan bahwa kesepakatan gencatan senjata itu tercapai melalui proses perundingan yang melibatkan Amerika Serikat dan Qatar, dengan dukungan dari Iran.
“Israel dan Hizbullah telah sepakat untuk menghentikan sementara konflik,” ujar pejabat tersebut dalam keterangannya.
Ia juga menambahkan bahwa setelah eskalasi bentrokan sebelumnya, kedua pihak kini berada dalam situasi gencatan senjata yang telah disepakati bersama melalui jalur diplomatik tersebut.(da*)


