Notification

×

Iklan

Haru Bahagia Sambut Kepulangan Jemaah Haji Bojonegoro

Sabtu, 13 Juni 2026 | 11:45 WIB Last Updated 2026-06-13T04:45:00Z

Keluarga menyambut kedatangan jemaah haji asal Bojonegoro

Jakarta, Rakyatterkini.com – Momen kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, berlangsung penuh haru sekaligus kebahagiaan. Ratusan warga, mulai dari keluarga hingga kerabat, memadati Jalan P Mas Tumapel untuk menyambut kedatangan para jemaah yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci, Jumat (12/6/2026).

Sejak pagi hari, para penjemput sudah berdatangan dan berkumpul di lokasi penyambutan. Mereka menunggu dengan penuh semangat, berharap segera bertemu kembali dengan anggota keluarga yang beberapa pekan sebelumnya berangkat menunaikan ibadah haji.

Kepulangan jemaah dilakukan secara bertahap. Rombongan Kloter 30 menjadi yang pertama tiba pada Senin (8/6/2026). Kemudian disusul Kloter 37, 38, dan 39 yang tiba pada Kamis (11/6/2026) dini hari. Sementara itu, Kloter 40, 41, dan 42 kembali ke Bojonegoro pada Jumat (12/6/2026).

Suasana penyambutan semakin semarak saat rombongan bus yang mengangkut para jemaah mulai terlihat. Tangan-tangan melambai, senyum kebahagiaan, hingga tangis haru pecah saat keluarga akhirnya bisa menyaksikan orang tercinta pulang dengan selamat.

Banyak penjemput berusaha mengenali wajah keluarga mereka dari balik jendela bus. Setelah turun, momen pelukan hangat dan ucapan syukur langsung mewarnai pertemuan yang telah lama dinanti tersebut.

Selain itu, kepulangan para jemaah juga identik dengan oleh-oleh khas dari Arab Saudi. Salah satu yang mencolok adalah boneka unta dengan berbagai ukuran yang dibawa sebagai buah tangan, menjadi pemandangan yang hampir selalu hadir setiap musim haji.

Sejumlah keluarga tampak sibuk membantu membawa koper dan barang bawaan para jemaah. Di sela-sela itu, mereka juga saling berbagi cerita mengenai pengalaman selama menjalankan ibadah di Makkah dan Madinah.

Salah satu jemaah, Karsini, mengungkapkan rasa syukurnya karena dapat menuntaskan ibadah haji dengan lancar dan kembali dalam kondisi sehat. Ia mengaku pengalaman pertama kali melihat Ka'bah menjadi momen paling mengesankan selama berada di Tanah Suci.

“Alhamdulillah sangat bahagia. Saat pertama melihat Ka'bah rasanya campur aduk hingga meneteskan air mata. Ibadah berjalan lancar dan petugas sangat membantu. Sekarang lebih bahagia lagi karena sudah kembali dan bertemu keluarga,” ujarnya, dikutip Sabtu (13/6/2026).

Hal serupa juga dirasakan Sumidi. Ia menyebut perjalanan haji tahun ini menjadi pengalaman berharga meski harus menghadapi suhu panas yang cukup ekstrem.

Menurutnya, momen paling membahagiakan adalah saat tiba di kampung halaman dan melihat anak serta cucunya sudah menunggu.

“Alhamdulillah semuanya berjalan lancar. Meski panas, karena niat ibadah terasa lebih ringan. Yang paling membahagiakan adalah saat tiba dan melihat keluarga sudah menunggu. Rasanya lega dan sangat bersyukur,” tuturnya.

Kepulangan jemaah haji tahun ini tidak hanya menandai selesainya ibadah di Tanah Suci, tetapi juga menjadi momen penuh makna saat keluarga kembali dipertemukan dalam suasana kebahagiaan.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update