Notification

×

Iklan

Suhu Panas Landa Sumbar Capai 33 Derajat Celsius

Sabtu, 30 Mei 2026 | 23:47 WIB Last Updated 2026-05-30T17:49:42Z

Ilustrasi

Padang, Rakyatterkini.com – Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah wilayah di Sumatra Barat (Sumbar) mengalami peningkatan suhu udara yang cukup terasa. Kondisi panas ini membuat suhu di beberapa daerah mencapai 31 hingga 33 derajat Celsius, seiring berkurangnya curah hujan serta meningkatnya intensitas sinar matahari.

Berdasarkan catatan Stasiun Meteorologi Minangkabau, kondisi tersebut terjadi karena wilayah Sumbar tengah memasuki periode musim kemarau. Fase ini ditandai dengan minimnya hujan serta berkurangnya tutupan awan yang biasanya berfungsi mengurangi paparan radiasi matahari ke permukaan bumi.

Ketua Tim Diseminasi Informasi Stasiun Meteorologi Minangkabau, Yudha Nugraha, menjelaskan bahwa hasil pemantauan menunjukkan suhu di daerah dataran rendah hingga pesisir barat Sumbar berada pada kisaran 31–33 derajat Celsius. Meski demikian, tingkat kelembapan udara masih tergolong cukup tinggi.

Ia juga menambahkan bahwa tidak aktifnya gangguan cuaca ekuatorial turut berperan dalam berkurangnya pembentukan awan di wilayah tersebut, sehingga sinar matahari lebih langsung mengenai permukaan bumi.

Meskipun suhu terasa lebih panas dibandingkan hari-hari sebelumnya, BMKG menegaskan bahwa kondisi cuaca saat ini masih dalam batas normal dan belum termasuk kategori cuaca ekstrem.

Di tengah kondisi tersebut, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga kesehatan. Paparan panas yang terlalu lama dapat menyebabkan tubuh kehilangan cairan lebih cepat dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan.

Saat suhu tubuh meningkat, tubuh akan merespons dengan mengeluarkan keringat untuk menurunkan suhu. Namun, jika paparan panas berlebihan, kondisi ini bisa memicu heatstroke yang ditandai dengan sakit kepala, kulit kemerahan, hingga detak jantung yang meningkat.

Selain itu, cuaca panas juga berpotensi menimbulkan dehidrasi, kulit terbakar, pusing, kelelahan, hingga mual. Tidak hanya berdampak pada kondisi fisik, suhu tinggi juga dapat memengaruhi kondisi emosional, seperti membuat seseorang lebih mudah marah, gelisah, cemas, dan stres.

Untuk menjaga kondisi tubuh tetap sehat selama cuaca panas, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan. Pertama, mencukupi kebutuhan cairan dengan minum air putih sekitar 2–3 liter per hari. Konsumsi buah-buahan tinggi air atau air kelapa juga dapat membantu menjaga hidrasi tubuh, sementara minuman berkafein dan tinggi gula sebaiknya dibatasi.

Kedua, penggunaan tabir surya tetap penting meskipun cuaca tidak terlalu terik. Sunscreen dengan SPF minimal 30 dianjurkan untuk melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet, dan perlu digunakan ulang setiap dua jam terutama saat beraktivitas di luar ruangan.

Ketiga, pemilihan pakaian juga berpengaruh. Pakaian longgar dengan bahan yang nyaman seperti katun atau rayon serta warna cerah dapat membantu mengurangi rasa panas. Penggunaan topi dan kacamata hitam juga disarankan untuk perlindungan tambahan.

Keempat, pola makan sebaiknya tetap diperhatikan. Mengonsumsi makanan dalam porsi kecil tetapi lebih sering dapat membantu menjaga energi tubuh. Makanan ringan kaya protein seperti yogurt, kacang-kacangan, dan biji-bijian juga bisa menjadi pilihan.

Kelima, aktivitas olahraga tetap dianjurkan, namun sebaiknya menghindari olahraga di luar ruangan saat suhu sedang tinggi. Alternatifnya, olahraga dapat dilakukan di dalam ruangan seperti yoga, latihan kekuatan, atau kardio agar tubuh tetap bugar tanpa risiko paparan panas berlebih.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update