Padang Pariaman, Rakyatterkini.com — Volume kendaraan yang melintas di ruas Tol Padang–Sicincin mengalami peningkatan tajam selama masa libur panjang yang bertepatan dengan Idul Adha, Waisak, serta Hari Lahir Pancasila.
PT Hutama Karya (Persero) mencatat lonjakan trafik mencapai 105,18 persen dibandingkan kondisi normal pada 28 Mei 2026.
Dalam catatan perusahaan, total sebanyak 3.761 kendaraan melintasi ruas tol tersebut hanya dalam satu hari. Angka ini menjadi salah satu peningkatan tertinggi di jaringan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) selama periode libur panjang.
Kenaikan ini mencerminkan tingginya aktivitas perjalanan masyarakat di wilayah Sumatera Barat. Selain itu, keberadaan Tol Padang–Sicincin mulai menjadi pilihan utama pengguna jalan karena mampu mempercepat waktu tempuh, khususnya menuju kawasan Padang Pariaman dan sekitarnya.
Secara keseluruhan, Hutama Karya mencatat sebanyak 126.366 kendaraan melintas di berbagai ruas JTTS yang telah beroperasi pada tanggal yang sama. Jumlah tersebut menunjukkan peningkatan sebesar 30,77 persen dibandingkan hari biasa.
Tidak hanya Tol Padang–Sicincin, sejumlah ruas tol lainnya juga mengalami kenaikan trafik signifikan. Di antaranya Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat Seksi 1 hingga 4 yang naik 68,64 persen, Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar meningkat 66,88 persen, serta Tol Bengkulu–Taba Penanjung yang mencatat kenaikan 64,56 persen.
Pihak Hutama Karya menyatakan terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi lalu lintas selama masa libur guna memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan. Pengawasan mencakup kesiapan petugas operasional, kelayakan fasilitas, hingga kondisi rest area.
Pengguna jalan tol juga diingatkan untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, mulai dari memastikan kendaraan dalam kondisi prima, menjaga stamina, hingga memastikan saldo uang elektronik mencukupi sebelum memasuki tol.
Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, mengimbau pengendara untuk tidak memaksakan diri saat lelah. Ia menyarankan agar pengguna jalan segera beristirahat di rest area terdekat jika merasa mengantuk atau kelelahan.
Selain itu, pemantauan arus lalu lintas dilakukan secara berkala melalui koordinasi dengan berbagai pihak terkait guna menjaga kelancaran perjalanan selama periode libur panjang.(da*)


