Notification

×

Iklan

Ledakan Rudal PD II Guncang Biak Numfor, 1 Warga Tewas

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:56 WIB Last Updated 2026-05-31T12:06:08Z

Puluhan rumah warga rusak imbas ledakan dahsyat 

Jakarta, Rakyatterkini.com – Sebuah ledakan besar mengguncang wilayah Biak Numfor, Papua, pada Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIT. Peristiwa tersebut diduga berasal dari rudal aktif peninggalan Perang Dunia II yang tengah dipotong oleh seorang warga di Kampung Yenures, Distrik Biak Kota.

Momen terjadinya ledakan sempat terekam kamera pengawas (CCTV) di sekitar Pelabuhan Biak dan dengan cepat menyebar luas di media sosial.

Ledakan terjadi di area permukiman padat penduduk yang berdekatan dengan Kantor Dinas Perikanan. Informasi awal menyebutkan bahwa sumber ledakan berasal dari rudal lama yang masih aktif dan diduga sedang digergaji oleh warga setempat.

Akibat kejadian tersebut, satu orang dilaporkan meninggal dunia di lokasi. Namun, hingga kini petugas masih melakukan pendataan untuk memastikan jumlah korban, baik yang meninggal maupun yang mengalami luka-luka.

Daya ledak yang sangat kuat membuat getarannya terasa hingga beberapa titik di sekitar lokasi, memicu kepanikan warga di kawasan pesisir tersebut.

Berdasarkan foto dan video yang beredar, puluhan rumah dilaporkan mengalami kerusakan parah. Puing-puing bangunan tampak berserakan, bahkan beberapa rumah hancur hingga rata dengan tanah akibat kerasnya ledakan.

Kondisi permukiman yang saling berdekatan memperparah dampak kejadian, sehingga risiko korban bertambah dalam waktu singkat menjadi lebih tinggi.

Tidak lama setelah insiden, aparat dari Polres Biak Numfor bersama TNI segera tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan dan penanganan awal.

Petugas kemudian memasang garis polisi di sekitar area kejadian untuk mensterilkan lokasi dari warga yang berkumpul. Langkah ini dilakukan guna menghindari potensi bahaya lanjutan, seperti serpihan material atau kemungkinan adanya benda berbahaya lainnya.

Sementara itu, tim medis bersama aparat gabungan masih melakukan proses evakuasi korban ke rumah sakit terdekat. Hingga saat ini, pihak kepolisian belum menyampaikan keterangan resmi terkait kronologi lengkap maupun jumlah pasti korban dalam peristiwa tersebut.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update