Notification

×

Iklan

Lapas Pariaman Salurkan Daging Kurban untuk Warga dan Masyarakat Kecil

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:44 WIB Last Updated 2026-05-28T07:44:10Z

Salurkan daging kurban pada pedagang di Pariaman.

Pariaman, Rakyatterkini.com — Perayaan Iduladha di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pariaman tahun ini menghadirkan suasana yang berbeda. 

Di balik tembok tinggi dan jeruji besi yang identik dengan pembatas kebebasan, para warga binaan bersama petugas justru menunjukkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial kepada masyarakat sekitar.

Sejak pagi, para narapidana terlihat aktif di lingkungan lapas. Mereka bersama petugas turut terlibat dalam berbagai kegiatan, mulai dari penyembelihan hewan kurban, pemotongan daging, pengemasan, hingga memasak untuk disantap bersama.

Pada Iduladha tahun ini, Lapas Pariaman menyembelih total empat hewan kurban, terdiri dari dua ekor sapi dan dua ekor kambing. Hewan-hewan tersebut merupakan hasil partisipasi dari petugas lapas serta warga binaan.

Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Pariaman, Yosua S. Sagala, menyampaikan bahwa kegiatan kurban ini tidak hanya menjadi ibadah rutin, tetapi juga bagian dari proses pembinaan mental dan sosial bagi warga binaan.

“Melalui kegiatan ini kami ingin warga binaan benar-benar memahami makna Iduladha. Mereka tidak hanya melihat, tetapi juga ikut terlibat langsung dalam proses berbagi kepada masyarakat,” ujarnya, Rabu (27/5/2026).

Ia menambahkan, keterlibatan warga binaan dalam aktivitas sosial seperti ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa empati, kepedulian, dan kebersamaan. Menurutnya, pembinaan di dalam lapas tidak hanya berfokus pada aspek hukuman, tetapi juga pembentukan karakter.

“Kami tidak hanya menjalankan fungsi pengamanan, tetapi juga pembinaan. Harapannya mereka bisa memiliki rasa peduli dan kembali merasa menjadi bagian dari masyarakat,” tambahnya.

Sebagian daging kurban kemudian dimasak dan dinikmati bersama antara warga binaan dan petugas. Sementara sisanya dibagikan kepada tukang ojek serta pedagang kecil di kawasan Pasar Rakyat Pariaman.

Pemilihan penerima bantuan tersebut dilakukan karena mereka dinilai sebagai kelompok yang sehari-hari bekerja keras mencari nafkah di sektor informal.

“Bagi sebagian orang, daging kurban mungkin hal yang biasa. Namun bagi masyarakat kecil, ini sangat berarti. Karena itu kami ingin berbagi dengan mereka,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menilai kegiatan ini juga menjadi upaya untuk mengubah pandangan masyarakat terhadap lembaga pemasyarakatan. Menurutnya, di balik stigma yang ada, masih tumbuh nilai kemanusiaan, kebersamaan, dan semangat untuk berubah.

“Banyak yang menilai warga binaan hanya dari masa lalunya. Padahal mereka juga manusia yang ingin memperbaiki diri,” ujarnya.

Di tengah ramainya aktivitas Pasar Rakyat Pariaman, paket daging kurban dibagikan kepada para penerima. Para tukang ojek dan pedagang kecil tampak antusias dan bersyukur saat menerima bantuan tersebut.

“Kegiatan Iduladha ini bukan hanya soal penyembelihan hewan kurban, tetapi juga menjadi pengingat bahwa nilai kemanusiaan dan kepedulian bisa tumbuh di mana saja, termasuk di balik tembok penjara,” tutup KPLP.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update